Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Kail Tak Panjang, Dewan Syura Ijabi Kritik Buku Insists (Bagian I)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2015 14:34 2:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Oktober 2015 14:34
Bagikan
Buku "Teologi dan Ajaran Shi'ah Menurut Referensi Induknya" yang dikritik kalangan Syiah
Bagikan

Oleh: Henri Shalahuddin

BERTEPATAN hari Kesaktian Pancasila, saya mendapat info dari sejumlah teman bahwa buku “Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya” telah di-review dalam sebuah website Majulah IJABI lengkap dengan linknya. Sekilas saya baca judulnya yg mentereng, Telaah Buku “Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya” (1) & (2).

Sebagai salah satu editor, tentu saya senang karena penelaahnya adalah seorang doktor dan duduk di jajaran Dewan Syura PP IJABI, Dr. Muhammad Babul Ulum. Pasti telaah beliau sangat kritis, argumentatif, dan dengan gaya bahasa ilmiah nan lembut.

Demikian yg terbersit dalam benak saya. Maklum di samping penelaahnya adalah seorang doktor, beliau juga dipercaya duduk dalam organisasi keagamaan yang mengatasnamakan sebagai keluarga Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam, maka ungkapan bahasanya pasti jauh dari sikap arogan.

Namun ternyata saya “kecele” dan pupuslah harapan saya untuk menikmati tulisan yang seharusnya dihasilkan oleh seorang doktor dan tokoh agama yang kononnya juga seorang alumni Gontor tahun 1992. Padahal saya juga alumni Gontor tahun 1995 dan melanjutkan kuliah di ISID hingga selesai tahun 1999.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Sebagai yunior beliau di Gontor, seharusnya saya mengenal beliau. Sebab jamaknya, santri yg lebih senior di Gontor pasti dikenal yuniornya, terlebih lagi kalau dia adalah santri yang berprestasi dan mempunyai skill baik di bidang olah raga, kesenian atau pramuka, tentu akan sangat dikenal luas oleh adik-adik kelasnya hingga 5 angkatan di bawahnya. Tapi kenyataannya saya malah tidak mengenal beliau sama sekali selama 11 tahun di Gontor (1989-2000), padahal saya cuma 3 tahun di bawah Dr. Babul Ulum.

Sebaliknya beliau yang malah mengenal saya dan menyebut-nyebut saya sebagai seorang wahabi, seolah-olah beliau pernah melihat saya punya kartu anggota Wahabi. Hehehe..

Saya tidak hendak menulis secara ilmiah untuk menanggapi tulisan beliau ini. Sebab ketika mengikuti alur tulisan Dr. Babul Ulum yang dibuka dengan menyibukkan diri melebeli para penulis buku, membuat saya bertanya-tanya mungkinkah seperti ini contoh tulisan yang ilmiah-akademis dalam versi beliau? Lalu apa bedanya antara parade pelaknatan dan tulisan ilmiah? Ataukah melaknat itu dianggap ilmiah karena dalam literatur Syiah disebutkan bahwa tempat dan waktu yang paling mulia melaknat Sahabat Nabi dan Ummul Mukminin adalah ketika berada di toilet, khususnya setelah selesai buang air. (La’aliul Akhbar, Qum Iran, iv:92).

Jika demikian halnya, maka saya memahami kenapa dengan berbekal sedikit membaca pengantar Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, beliau sudah hendak menggugurkan seluruh kandungan buku “Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya” yang memiliki 448 halaman. Bahkan di alinea terakhirnya, Dr. Babul Ulum secara kurang berwibawa menyatakan sebagai berikut:

“Uraian di atas baru menjawab 6 baris dari pengantar yang Hamid buat. Baru pembukaan saja hipotesis Hamid sudah gugur, bagaimana dengan isi bukunya? Akan semakin banyak kesalahan fatal yang ia lakukan. Hal ini membuktikan bahwa Hamid tidak paham metodologi penulisan karya ilmiah. Karena itu saya sarankan kepadanya untuk belajar lebih giat lagi, ya?”

Dengan ungkapan di atas, terkesan sekali ambisi beliau memperolok-olok Dr. Hamid Fahmy. Ataukah dengan itu beliau bermaksud ingin “nunut” terkenal di balik kealiman putra pendiri Pondok Modern Gontor ini, tempat beliau pernah menimba ilmu? Wallahu a’lam. Dan apakah benar beliau hanya mengulas 6 baris kata pengantar Dr. Hamid yang terdapat dalam hal. ix? Padahal dalam telaahan tersebut, beliau juga menulis komentar untuk hal. xv. 1 yang memungkiri wajah ilmiah buku INSISTS dan kredibilitas para penulis yang merupakan sarjana-sarjana yang memiliki kapasitas untuk mengkaji teologi dan ajaran Syiah secara obyektif dan tetap berpegang pada al-Qur`an dan Sunnah.

Nah jika saja dalam perkara yang sangat terlihat jelas seperti ini saja tokoh Dewan Syura IJABI ini sudah tidak mengindahkan nilai kejujuran, bagaimana mungkin pembaca bisa mempercayai akurasi argumen beliau di sepanjang tulisan?

Tetapi meskipun demikian, saya masih berbaik sangka bahwa kemungkinan Dr. Babul sebenarnya berniat menelaah buku INSISTS secara ilmiah dengan menyodorkan 3 ciri utama gaya tulisan yang beliau anggap tidak akademis. Sayangnya beliau tidak mampu menunjukkan bukti-bukti dari salah satu tiga kriteria yang disodorkannya.

Bahkan terlalu sibuk melarang “Ahlus Sunnah” berbeda pemikiran dengan Syiah dan menyandingkan KH. Idrus Ramli dengan Ariel Paterpan.

Mana bukti tentang kutipan Syiah yang sepotong-potong dan terlepas dari konteksnya dalam buku INSISTS itu? Dimana letak pemaknaan yang tidak akurat dan ngarang? Mana bukti tentang sumber-sumber lamunan itu? Bahkan keberatan beliau terhadap judul buku “menurut referensi induknya” pun belum sempat beliau buktikan hingga akhir telaahnya yang dimuat dalam dua bagian tulisan itu.* (bersambung)

Penulis adalah editor buku “Teologi dan Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahBabul UlumIJABIsunnisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tua dan Sakit dalam Pandangan Islam (2)
Tulisan selanjutnya Media Asing Akui Keliru Keterlibatan Negara Arab terkait Pengungsi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

5 Januari 2023 14:30
ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?