Hidayatullah.com– Menyusul ledakan besar yang terjadi di Beirut, Libanon, jagat dunia maya turut dihebohkan. Tanda pagar (tagar/hashtag) #PrayForLebanon #PrayForBeirut menjadi trending topic di media sosial.
Pantauan hidayatullah.com pada Rabu (05/08/2020) sekitar pukul 08.16 WIB, tagar #PrayForLebanon #PrayForBeirut masing-masing menempati posisi pertama dan kedua di jajaran trending topic. Setidaknya terdapat 187 ribu twit #PrayForLebanon dan 109 ribu twit #prayforbeirut.
“Mari kita kirimkan doa keselamatan dan kesembuhan kepada korban ledakan di Lebanon. #PrayForLebanon,” kicau akun dr. Andi Khomeini Takdir @dr_koko28, seraya mengunggah video yang memperlihatkan ledakan tersebut.
“Pusat ledakan menyimpan ±2700 Ton Amonium Nitrat
Beneran ga kebayang gimana takutnya orang-orang yang dekat dgn sumber ledakan
Dampaknya aja udah kaya di film AvengerWajah keki
Bukankah tempat begini seharusnya jauh dari pemukiman aja? Wallahualam’bishawab
#prayforbeirut
#PrayForLebanon,” tulis @meizena_.
Akun @syahkimjunmyeon berharap agar kondisi di Beirut segera pulih. “Ya Allah semoga kondisi disana segera mempulih?? sakit melihat ini, berilah perlindungan kepada mereka yang disana ya Allah,aamiin ya rabbal alamin?? #PrayForLebanon Wajah menangisWajah menangis kencangTangan melipat
#lebanon #Beirut #لبنان #بيروت,” tulisnya, seraya mengunggah video yang memperlihatkan dampak dan suasana setelah ledakan.
“Innalillahi wa innailaihirojiun
Turut berduka cita lebanon, Ya Allah lindungi sodara sodaraku yang disana:’
Ada apa dengan 2020 ? Lekas membaik bumiku jangan ada bencana lainnya #PrayForLebanon #prayforbeirut #Beirut #BeirutBlast,” tulis @eaJhyung92.
Baca: Ledakan Beirut, Sejauh Ini WNI Terpantau Aman dan Selamat
Baca: Lebanon Menetapkan Keadaan Darurat Setelah Ledakan Mematikan di Beirut
Ramai pula kicauan tentang “Hiroshima”. Warganet menyebut ledakan di Beirut mirip peristiwa di Hiroshima, Jepang.
“Semoga Allah memelihara, menyelamatkan dan mengampunkan saudara kita yang terkorban di Lubnan. Letupan yang dahsyat, persis letupan di Hiroshima dan Nagasaki. Innalillah wa inna ilayhi raji’un,” tulis @shukery_azizan.
“Di pelabuhan Beirut, 2750 ton Ammonium nitrate disimpan di tempat yg sama selama 6 tahun tanpa pengamanan.
2750 ammonium nitrate setara dengan 1.100 ton TNT.
Sebagai perbandingan, bom atom Hiroshima setara dengan 15.000 TNT,” tulis @_jktinfo.
Ledakan terjadi di Beirut, Libanon, pada Selasa (04/08/2020). Pantauan hidayatullah.com pada video yang beredar, ledakan besar terjadi setidaknya dua kali. Ledakan tersebut terjadi pada Selasa (04/08/2020) kemarin waktu setempat.
“Ledakan sangat besar yang telah kami laporkan terdahulu terjadi di Port of Beirut pada pukul 18.02 Waktu Setempat. Lokasi port berdekatan dengan Downtown Beirut. Tingkat kehancuran dan kerusakan properti terjadi dalam radius beberapa kilometer dari pusat ledakan,” ujar Duta Besar RI untuk Libanon di Beirut, Hajriyanto Y Thohari dalam keterangan tertulis diterima hidayatullah.com pada Rabu (05/08/2020) pagi.
Ia menyampaikan informasi juga bahwa ledakan besar tersebut berasal dari bahan Sodium Nitrat dalam volume besar yang disimpan di Port. “Sodium Nitrat adalah bahan putih yang digunakan untuk pengawet makanan dan bisa meledak apabila terkena api,” sebutnya.*