Hidayatullah.com– Beredar video berbahasa Arab dan pesan tertulis berbahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz, meninggal dunia. Kabar ini dipastikan tidak benar alias hoaks, mengutip Saudinesia, Ahad (23/01/2022).
“Dapat berita Raja Arab Saudi meninggal, inna lillahi wainna ilahi rojiun,” demikian pesan berantai yang diterima hidayatullah.com, Ahad sekitar pukul 12.13 WIB.
“Sementara itu tidak ada satupun media resmi pemerintah Arab Saudi, seperti Saudi Press Agency (SPA) atau media-media nasional lainnya di Arab Saudi memberitakan berita duka tersebut,” berita sanggahan sebagaimana dikutip Saudinesia.com, Ahad.
Dalam video yang dipastikan hoaks tersebut, ditayangkan seorang pembawa berita sedang berbicara disertai suara berbahasa Arab yang menyebut-nyebut nama Raja Salman bin Abdulaziz.
“Suara dan bibir pembaca berita dalam video tersebut tidak sama atau terjadi dubbing suara, sehingga mulut penyiar yang membaca berita dan suara yang didengar tidak sesuai,” jelas media online tersebut berdasarkan penelusuran.
Salah seorang warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi juga memastikan bahwa kabar meninggalnya Raja Saudi tersebut tidaklah benar.
“Alhamdulillah (itu kabar) hoaks, Bang,” ujar Mujahid, WNI tersebut, kepada hidayatullah.com, Ahad siang.
Dikabarkan, sejak tadi dini hari waktu Arab Saudi, beredar potongan video seorang membacakan laporan berita meninggalnya Raja Salman bin Abdulaziz di stasiun televisi Arab Saudi.
Penyiar berita berbahasa Arab dalam video berdurasi 33 detik itu mengabarkan bahwa Khadimul Haramain telah meninggal dunia. Netizen pun mulai ramai menviralkan video itu di medsos dengan tambahan kalimat istirja’ dan doa.
“Berita hoaks terkait meninggalnya Raja Salman telah berulang sebanyak dua kali selama medio 2020. Kabar palsu seperti ini biasa menyerang Arab Saudi untuk tujuan tertentu,” demikian disebutkan.*