Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

11 Sapi Tertabrak Kereta, Kelompok Sayap Kanan India Desak Polisi Ambil Tindakan Hukum

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Februari 2023 23:04 11:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Februari 2023 23:02
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Kawanan sekitar dua lusin sapi liar ditabrak kereta api setelah hewan tersebut diduga didorong ke jalur kereta api oleh petani lokal yang marah di distrik Sambhal di UP pada Sabtu pagi. Sebelas ekor sapi mati di tempat, sementara beberapa lainnya menderita luka parah.

Kejadian ini dilaporkan dari desa Lahravan di bawah batas kantor polisi Bahjoi. Mereka kemungkinan ditabrak oleh 14113 Dehradun Express yang melaju kencang, yang berangkat untuk perjalanan selanjutnya setelah penundaan satu jam setelah kejadian.

Penduduk setempat mengklaim bahwa ini dilakukan oleh sekelompok petani yang marah karena sapi-sapi itu menghancurkan tanaman mereka di peternakan dekat jalur Aligarh-Moradabad. Insiden tersebut dilaporkan dari desa Lahravan di bawah pengawasan kantor polisi Bahjoi.

Pejabat melaporkan bahwa Kereta Dehradun Express yang melaju kencang menabrak sapi dan mengakibatkan kereta tertunda satu jam. Desa ini memiliki populasi petani yang signifikan dan daerah pemukiman berjarak 500 meter dari rel kereta api.

Namun karena tidak adanya tempat berlindung bagi ternak liar, banyak yang berkeliaran dan sering merumput di ladang tanaman. “Lebih dari selusin insiden serupa telah dilaporkan dari daerah ini dalam dua bulan terakhir di mana sapi mati setelah didorong ke rel kereta api, ” ujar Ajay Prajapati, yang mengaku sebagai penjaga sapi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dia menambahkan, penduduk setempat berusaha menyembunyikan kejadian ini, dan sudah ada pangaduan terkait masalah ini ke aparat setempat. Tak lama setelah kejadian tersebut, aktivis sayap kanan melakukan protes di desa tersebut dan menuntut tindakan terhadap para petani.

“Ini adalah kejadian ketiga di dekat desa ini dalam dua minggu dan kami telah meminta polisi untuk mengidentifikasi apakah itu kecelakaan atau seseorang dengan sengaja membunuh ternak dengan cara ini. Tindakan tegas akan diambil jika seseorang dinyatakan bersalah. Kami akan menyurati perkeretaapian untuk memeriksa batas kecepatan kereta di bentangan ini dan mengambil langkah-langkah lain yang diperlukan untuk mencegah insiden seperti itu,” kata Dhama, dari kelompok sayap kanan pembela sapi kepada Times of India.

Kejadian ini terjadi sepekan setelah Polisi UP menangkap 120 orang terkait kasus dugaan penyelundupan sapi dan penyembelihan sapi di Bareilly.

Sapi adalah binatang yang suci dan dilarang dibunuh di banyak negara bagian di India. Organisasi-organisasi hak asasi manusia mengatakan sejak Mei 2015 lebih dari sepuluh pemeluk Islam tewas oleh pam swakarsa Hindu gara-gara tuduhan soal sapi.

Eksekusi mati di luar pengadilan dan ujaran kebencian yang menargetkan Muslim telah berulang kali menjadi berita utama sejak 2014, ketika Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) berkuasa dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Modi sendiri pernah dikritik keras karena tetap diam selama berbulan-bulan, setelah seorang pria Muslim berusia 52 tahun digantung di Uttar Pradesh pada 2015 karena diduga menyimpan daging sapi di rumahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinesapisapi india
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kematian Gempa Turki-Suriah melewati 28.000, Jutaan Membutuhkan Bantuan
Tulisan selanjutnya Hinakah Islam Dinista? (Belajar Bela Islam dari Haji Agus Salim)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?