Hidayatullah.com–Pengusaha batik asal negeri jiran Malaysia ikut ambil bagian dalam pameran bertajuk “Bekasi Islamic Expo 2015” yang bakal digelar di Bekasi Junction tanggal 21 Maret 2015 mendatang.
Selain perusahaan Malaysia, ada dua perusahaan swasta Malaysia lain yang sudah menyatakan ikut dalam pameran dagang bernuansa islami itu.
“Sejak tahun 2010 kami menggelar berbagai macam pameran islami, baru kali ini Malaysia ikut andil,” kata Abraham Umar, Direktur Synergi Media Group selaku penyelenggara BIE 2015, kepada wartawan.
Menurutnya, kehadiran pengusaha dan pengrajin batik Malaysia itu ikut meramaikan ajang Bekasi Islamic Expo 2015 dikarenakan ketertarikan mereka terhadap kiprah dan gaya hidup warga Bekasi yang notabene religius islami yang sangat kental.
“Mereka berharap dengan ikut ajang BIE 2015 akan mendapatkan pangsa pasar yang militan di Kabupaten Bekasi yang memang mayoritas muslim,” jelas Umar.
Seperti diketahui Batik Malaysia banyak memiliki motif yang lebih cerah dan hidup, karena dominan oleh corak bunga. Bahkan untuk Batik motif tertentu tampak lebih islami, utamanya yang dilakukan oleh para pengrajin batik di wilayah Kelantan, Terengganu dan Pahang.
Namun jika diamati motif dan corak batik Malaysia ini tak jauh berbeda dengan hasil para pengrajin batik di Jambi. Hal itu disebabkan adanya hubungan sejarah budaya yang kuat antara Melayu Jambi dengan Kerajaan Melayu Malaysia.
Ajang Bekasi Islamic Expo 2015, tambah Umar, digelar sebagai upaya untuk menggairah Gerakan Ekonomi Syariah dikalangan ummat, utamanya dikalangan masyarakat menengah bawah yang kurang memahami akan produk-produk halal.
Dalam even akbar ini akan digelar berbagai seminar parenting islami, kontes jilbab, selfi islami, kaligrafi, melukis, pameran buku islami, Travel Haji dan Umroh, Bank-bank Syariah, Industri Syariah, MTQ Anak, Puisi anak-anak TK – SD, Talkshow bersama ustadzah Mama Dede, dan Ustadz Yusuf Mansur.*