Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaRamadhan

Sabar, Puasa di Indonesia Tidaklah Lama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2023 12:31 12:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2023 12:31
Bagikan
Doa berbuka puasa: Seorang anak Muslim yang tinggal di Jepang sedang memulai iftar (makanan untuk berbuka puasa) di Masjid Camii Tokyo
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 1,9 miliar Muslim di dunia saat ini menjalani ibadah puasa Ramadhan, yang tahun ini durasinya berkisar antara 10 dan 18 jam dalam sehari tergantung lokasi geografis seseorang. Beruntung bagi kita yang berada di Indonesia, masa puasanya tergolong tidak lama.

Perbedaan durasi puasa terutama disebabkan oleh variasi panjang siang dan malam yang disebabkan oleh kemiringan bumi dan posisi matahari.

Di negara-negara yang berlokasi dekat dengan equator (garis khatulistiwa) masa lamanya berpuasa relatif lebih pendek, sementara di daerah yang jauh dari equator khususnya di garis lintang utara dan selatan, mengalami periode puasa yang lebih lama. Tergantung pada waktu di tahun bersangkutan, periode puasa bisa melebihi 20 jam.

Di beberapa daerah termasuk di Greenland dan Alaska, keduanya di belahan utara Bumi, di mana matahari tidak pernah terbenam, ulama merekomendasikan umat Islam untuk mengikuti puasa jam Makkah di Arab Saudi.

Mereka telah lama menyetujui sistem tersebut karena Arab Saudi adalah rumah bagi Ka’bah – situs paling suci dalam Islam.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Rata-rata jam puasa di seluruh dunia biasanya antara 14 hingga 15 jam. Di Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Qatar, umat Islam akan berpuasa hingga 14 jam per hari selama bulan Ramadhan.

Berikut adalah daftar negara di mana umat Islam akan berpuasa paling lama dan paling pendek durasinya pada tahun 2023.

*Jam puasa terpanjang

Nuuk, Greenland: 18 jam

Reykjavik, Islandia: 18 jam

Helsinki, Finlandia: 17 jam

Glasgow, Skotlandia: 17 jam

Ottawa, Kanada: 17 jam

London, Inggris: 16-17 jam

Paris, Prancis: 16-17 jam

Zurich, Swiss: 15 jam

Roma, Italia: 15 jam

Madrid, Spanyol: 15 jam

*Jam puasa terpendek

Christchurch, New Zealand : 12 jam

Puerto Montt, Chile: 12 jam

Buenos Aires, Argentina: 12 jam

Jakarta, Indonesia: 13 jam

Nairobi, Kenya: 13 jam

Karachi, Pakistan: 13-14 jam

New Delhi, India: 13-14 jam

Rata-rata jam puasa untuk negara-negara di Teluk dan Timur Tengah rata-rata berkisar antara 13 hingga 15 jam. Ini termasuk Arab Saudi, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman, Qatar, Iraq, Yaman, Iran, Lebanon, Mesir, Maroko, Tunisia, Libya, dan Palestina, lansir Alarabiya (22/3/2023).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PuasaRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biden dan Trudeau Setuju Tutup Lubang Kesepakatan Keimigrasian AS-Kanada
Tulisan selanjutnya Mufti Agung Oman Serukan Umat Islam Kirim Bantuan Uang untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Berita
11 Juli 2026 10:20
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

14 Juli 2026 19:51
Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

14 Juli 2026 17:00
Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

14 Juli 2026 15:30
Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

14 Juli 2026 14:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?