Hidayatullah.com – Keluarga Mahasiswa Muslim Kampus (KMMK) Universitas Padjadjaran (Unpad) melakukan kunjungan istimewa bertema “Safari Dakwah Goes to Pusdai Jabar”. Rombongan ini diterima oleh Manager Operasional Pusdai Jabar Hendi Hermawan pada Selasa (15/8/2023).
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menimba ilmu dan wawasan dari Pusdai atas berbagai permasalahan yang tengah dihadapi di kampus, seperti isu LGBT, kejahatan seksual, adab mahasiswa, kajian yang kurang diminati, dan buta huruf Al-Quran.
Dalam kegiatan ini, rombongan KMMK Unpad dipimpin oleh Ketua Umum KMMK Unpad Ridwan Robbi, serta didampingi Pembina KMMK Unpad, Dr. Cukup Mulyana.
Cukup Mulyana mengatakan bahwa KMMK adalah kelompok mahasiswa yang memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas keimanan di dalam diri, lingkungan, dan diaplikasikan dalam masyarakat.
“Bekerja sama antara anak muda yang penuh semangat dan idealis dengan Pusdai memiliki manfaat yang saling menguntungkan,” ujar Cukup.
Diskusi yang berlangsung antara KMMK Unpad dan Pusdai menghasilkan kesepakatan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan akan dijalankan.
Pusdai bersedia memfasilitasi KMMK Unpad dalam berbagai hal, dengan fokus kolaborasi pada pilar-pilar utama Pusdai, yaitu pemuda sehat fisik, pemuda sehat mental, pemuda sehat hukum, pemuda sehat ekonomi, dan pemuda sehat lingkungan.
Manager Pusdai Hendi Hermawan menekankan pentingnya sumbangsih mahasiswa dalam menyuarakan pemikiran mereka melalui tulisan juga disoroti dalam diskusi ini.
“Sebagai mahasiswa, kita memiliki tanggung jawab untuk mengungkapkan pandangan terhadap isu-isu negatif melalui tulisan. KMMK juga perlu memberikan fasilitas kepada mahasiswa dari berbagai program studi untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujar Hendi.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen bertukar pandangan, tetapi juga melahirkan komitmen untuk merangkai kerja sama yang lebih erat di masa depan. Melalui kolaborasi yang didorong oleh semangat dakwah, diharapkan akan muncul ide-ide segar dan solusi kreatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa dan masyarakat.*