Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netanyahu Minta Maaf Salahkan kepala Keamanan ‘Israel’ atas Serangan Pejuang Palestina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2023 10:04 10:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2023 10:02
Bagikan
PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu telah meminta maaf atas postingannya yang menyalahkan dinas keamanannya karena gagal mengantisipasi serangan pejuang Al-Qassam pada Sabtu, 7 Oktober 2023, dan mengatakan ia “salah” dengan membuat komentar seperti itu pada saat persatuan adalah hal yang terpenting.

Dalam sebuah unggahan di media sosial pada Sabtu malam, Netanyahu menyindir badan intelijennya sendiri, dengan mengatakan bahwa mereka gagal memperingatkannya akan serangan Hamas dan malah meyakinkannya bahwa kelompok tersebut “terhalangi”.

“Dalam waktu dan tahap apa pun tidak ada peringatan yang diberikan kepada Perdana Menteri Netanyahu mengenai niat perang Hamas,” tulis Netanyahu dalam unggahan yang sekarang sudah dihapus di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

“Sebaliknya, semua pejabat keamanan, termasuk kepala intelijen militer dan kepala Shin Bet, memperkirakan bahwa Hamas merasa enggan dan tertarik pada pengaturan tersebut,” kutip Al Jazeera.

Pernyataan tersebut dengan cepat mendapat kecaman keras dari sesama pemimpin penjajah, termasuk sekutu Netanyahu, yang mengatakan ini adalah waktu untuk bersatu dan bukan saling tuding.

Baca Juga

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

“Saat kita berperang, kepemimpinan harus menunjukkan tanggung jawab, memutuskan untuk melakukan hal yang benar dan memperkuat kekuatan,” kata Benny Gantz, mantan menteri pertahanan yang bergabung dengan kabinet perang Netanyahu setelah serangan tersebut.

“Tindakan atau pernyataan lain apa pun merugikan kemampuan masyarakat untuk berdiri dan kekuatan mereka. Perdana Menteri harus mencabut pernyataannya.”

Yair Lapid, seorang pemimpin oposisi dan mantan perdana menteri, menuduh Netanyahu melewati “garis merah” dan melemahkan tentaranya.

Netanyahu dengan cepat menghapus unggahan kontroversial tersebut dan meminta maaf karena meremehkan layanan keamanannya dalam pernyataan lanjutan, menjamin bahwa mereka mendapat “dukungan penuh”.

“Hal-hal yang saya katakan… seharusnya tidak dikatakan dan saya minta maaf atas hal itu,” tulis Netanyahu di X. “Saya memberikan dukungan penuh kepada semua kepala cabang keamanan… Bersama-sama kita akan menang,” begitu klaimnya.

Meskipun para pemimpin militer dan intelijen ‘Israel’ telah mengakui kekurangan mereka menjelang serangan tersebut, Netanyahu justru menghindari tanggung jawab, sehingga menciptakan keretakan yang semakin besar antara dia dan departemen-departemennya.

Netanyahu mengatakan bahwa akan ada waktu untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit, termasuk tentang dirinya sendiri, setelah perang.

Tanggapan Netanyahu menambah kekhawatiran publik bahwa ia memprioritaskan kepentingan politiknya di atas keamanan nasional, seiring ia berjuang melawan persidangan korupsi yang dapat mengancam kekuasaannya.

“[Netanyahu] tidak tertarik pada keamanan, dia tidak tertarik pada sandera, hanya politik,” kata anggota parlemen oposisi Avigdor Lieberman, yang pernah menjadi menteri pertahanan Netanyahu, dalam sebuah wawancara radio.

Koresponden Al Jazeera Sara Khairat mengatakan “perang kata-kata” Netanyahu di depan umum dengan kabinetnya terjadi ketika ia semakin dikecam karena tidak mengakui kegagalan pemerintah.

“Menariknya, [Netanyahu] meminta maaf atas tweet tersebut… namun, meski mendapat kritik, belum meminta maaf atau menyalahkan diri sendiri karena tidak mampu mencegah serangan tersebut, pada saat pemerintah persatuan seharusnya bersatu,” kata Khairat dari Tepi Barat yang diduduki.

Perang ‘Fase Kedua’

Konflik Netanyahu dengan unit intelijennya terjadi ketika Zionis memulai apa yang disebutnya sebagai perang “tahap kedua” di Jalur Gaza, dengan serangan darat tambahan yang menambah pemboman udara tanpa henti.

“Kami baru berada di tahap awal,” kata Netanyahu pada konferensi pers. “Kami akan menghancurkan musuh di atas dan di bawah tanah.”

Penjajah ‘Israel’ telah menyerang Gaza selama tiga minggu sebagai tanggapan atas serangan mendadak Hamas di wilayah Israel yang menewaskan 1.400 warganya, sebagian besar warga sipil.

Sebanyak 8.000 warga Palestina gugur, sebagian besar warga sipil dan banyak anak-anak, serta menghancurkan sebagian besar infrastruktur di daerah kantong tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Ahad memperbarui seruan untuk “jeda kemanusiaan” dalam perang tersebut, dengan mengatakan bahwa situasi di Gaza semakin “mendesak dari waktu ke waktu”.

Di hari yang sama, ribuan warga Palestina menyerbu gudang PBB untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan dasar sebagai tanda keputusasaan. ‘Israel’ mengatakan akan mengizinkan lebih banyak truk bantuan memasuki wilayah kantong Palestina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahudinas keamananHeadlineisraelIzzuddin al QassampalestinaPejuang Al-QassamPM IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bebas Penjara, Munarman: Apa yang Saya Alami Tak Sebanding Saudara Kita di Palestina
Tulisan selanjutnya Netizen minta Elon Musk sediakan Starlink di Gaza Netizen Minta Elon Musk Sediakan Jaringan Internet ‘Starlink’ di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?