Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Junta Myanmar Berlakukan Wajib Militer Bagi Seluruh Pemuda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2024 08:02 8:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2024 08:02
Bagikan
sanksi myanmar
Tentara Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com– Junta Myanmar mengumumkan keharusan bagi seluruh pemuda putra maupun putri warga negara itu untuk menjalani wajib militer.

Militer merebut kekuasaan dari pemerintahan sipil lewat kudeta pada bulan Februari 202q. Namun, beberapa bulan belakangan mengalami kekalahan dalam pertempuran dengan milisi-milisi etnis dan para petempur anti-kudeta di berbagai daerah.

Dalam pengumuman hari Sabtu (10/2/2024) itu dikatakan bahwa semua warga laki-laki berusia 18-35 tahun dan perempuan berusia 18-27 tahun diharuskan menjalani wajib militer sedikitnya selama dua tahun.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai peraturan baru itu, tetapi dalam pernyataannya Kementerian Pertahanan mengatakan peraturan hukum, prosedur, arahan dan lainnya terkait hal itu akan diumumkan kemudian, lansir BBC.

Undang-undang tentang wajib militer pertama kali diberlakukan di Myanmar pada 2010, tetapi belum benar-benar diterapkan sampai sekarang.

Baca Juga

Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Di dalam UU itu, masa wajib militer dapat diperpanjang sampai lima tahun apabila negara dalam status darurat. Mereka yang mengabaikan panggilan terancam dipenjara dengan masa yang sama.

Status darurat diumumkan junta pada 2021 dan belum lama ini diperpanjang enam bulan.

Myanmar hampir 50 tahun lamanya diperintah oleh rezim militer yang opresif sebelum berangsur menuju demokrasi pada 2011.

Beberapa bulan terakhir, militer Myanmar berkali-kali mengalami kekalahan memalukan Akhir tahun lalu, pasukan pemberontak etnis di negara bagian Shan – didukung oleh milisi-milisi lain yang menentang pemerintah – berhasil menguasai pintu perbatasan dan jalan yang merupakan rute penting perdagangan lewat darat dengan China.

Bulan lalu, Arakan Army (AA) mengatakan telah mengambil alih daerah Paletwa di negara bagian Chin dan pos militer terakhir di Paletwa, yang berada di atas perbukitan Meewa.

Presiden boneka yang dipasang junta Myanmar, pensiunan jenderal Myint Swe, sebelumnya sudah memperingatkan bahwa kelompok-kelompok bersenjata yang melakukan perlawanan berisiko memecah belah negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:militermyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Upaya Diplomatik Turki untuk Menyatukan Negara Islam Melawan Ketidakadilan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Perguruan Tinggi Belanda akan Mengurangi Jumlah Mahasiswa Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Berita
25 Oktober 2026 14:12
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

24 Oktober 2026 14:30
Berita

Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

24 Oktober 2026 13:42
Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

24 Oktober 2026 12:58
Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?