Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Terima Dihina ‘Israel’, Brazil Tarik Pulang Dubes dari Tel Aviv

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Mei 2024 17:48 5:48 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Mei 2024 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva menarik pulang duta besar negaranya untuk ‘Israel’ setelah ketegangan diplomatik selama berbulan-bulan terkait serangan Zionis ke Gaza.

Langkah presiden Lula itu diumumkan dalam edaran resmi Brazil pada hari Rabu. Belum ada tanggapan dari pihak ‘Israel’.

Lula sering mengkritik serangan Israel di Jalur Gaza yang terkepung, yang ia bandingkan dengan Holocaust tahun ini. Hal ini menyebabkan Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz memanggil duta besar Brasil ke museum nasional Holocaust di Yerusalem Barat untuk mendapat teguran publik.

Dalam pertemuan itu, Dubes Brazil ditegur secara terbuka dalam bahasa Ibrani tanpa kehadiran penerjemah. Hal tersebut lantas memantik respon keras dari Brazil yang menyebutnya “penghinaan”.

Duta Besar Frederico Meyer telah dipindahkan ke Jenewa dan akan bergabung dengan misi permanen Brasil untuk PBB dan organisasi internasional lainnya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Lula, yang negaranya kini menjabat sebagai presiden bergilir G20, telah mendapat kecaman dari kelompok nasionalis dan sayap kanan karena mendukung Palestina.

Namun, ia mendapat dukungan di negara lain di Amerika Latin, terutama dari Presiden Kolombia Gustavo Petro, yang juga memutuskan hubungan dengan ‘Israel’.

Baca juga: Kalahkan Capres Pendukung Zionis, Lula Jadi Presiden Brazil

Baik Brazil maupun Kolombia mendukung gugatan Afrika Selatan terhadap ‘Israel’ di hadapan Mahkamah Internasional di Den Haag, dan menuduh serangan Gaza merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Genosida.

Lebih dari 36.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 81.000 orang terluka dalam perang Israel di Gaza.

Ketika serangan tersebut terus berlanjut, ‘Israel’ menghadapi kecaman global yang semakin besar karena membombardir Rafah, kota terakhir di Gaza yang menampung hampir sejutaan pengungsi Palestina.

‘Israel’ melakukan serangan-serangan ini karena terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan.

Sebelum serangan Rafah dimulai pada tanggal 7 Mei, PBB telah memperingatkan bahwa sebanyak 1,4 juta orang berlindung di kota tersebut. Sejak itu, satu juta orang telah meninggalkan wilayah tersebut, kata badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BrazilDuta Besar Brazilgenosida GazaisraelRafah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKB dan PKS Jajaki Dukung Anies Baswedan Maju Pilkada Jakarta
Tulisan selanjutnya Polisi Swedia Selidiki Kejahatan Rasial, Lempar Bangkai Babi di Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?