Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

UU Sisdiknas Resmi Disahkan Tanpa F-PDI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juni 2003 00:00 12:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juni 2003 00:00
Bagikan
Bagikan

Rapat Paripurna DPR, Rabu (11/6) malam, akhirnya tetap mengesyahkan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional menjadi undang-undang. Pengesahan RUU tersebut dilakukan setelah mendengarkan pandangan akhir Fraksi Kesatuan dan Kebangsaan Indonesia yang menyatakan keberatan jika peraturan itu disahkan. Sedangkan fraksi-fraksi lain yang hadir menyatakan setuju RUU Sisdiknas disahkan. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar itu tidak dihadiri satu pun dari 151 anggota F-PDIP. Ketidakhadiran anggota F-PDIP itu merupakan wujud penolakan atas pengesahan RUU Sisdiknas tersebut. Meskipun demikian, ketidakhadiran anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) tidak berpengaruh terhadap sahnya mekanisme pengambilan keputusan. Pasalnya, dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari Selasa lalu sudah disepakati untuk tidak mempersyaratkan kuorum dalam rapat paripurna lanjutan. Karena itu, kemarin rapat langsung dibuka tanpa terlebih dulu menyebutkan berapa anggota yang hadir. Kecuali F-PDIP, anggota DPR dari delapan fraksi lainnya hadir. Kedelapan fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Reformasi, Fraksi TNI/Polri, Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia, Fraksi Partai Bulan Bintang, dan Fraksi Partai Perserikatan Daulatul Ummah. Jumlah anggota yang hadir lebih kurang sama dengan yang hadir pada rapat paripurna Selasa lalu, yakni 297 orang. Di antara delapan fraksi tersebut, hanya Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia (F-KKI) yang menyatakan tidak setuju atas pengesahan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) menjadi UU. Namun, lewat kata akhirnya, F-KKI menyatakan tetap menghargai hasil keputusan rapat paripurna. Sikap “penghargaan” F-KKI yang dikemukakan Astrid Susanto tersebut disambut tepuk tangan oleh seluruh anggota DPR yang hadir. Pukul 20.35 WIB Muhaimin mengetuk palu pertanda pengesahan RUU Sisdiknas, namun sejumlah anggota DPR menyampaikan intrupsi keberatan dan menyatakan tidak bertangggungjawab. Interupsi itu sebagai pertanggungjawaban kepada konstituen yang sebagian menghendaki RUU itu ditolak. Di tempat terpisah, Menteri Pendidikan Nasional Malik Fadjar yakin tidak akan terjadi perpecahan di masyarakat meski masih ada kelompok yang menentang pengesahan RUU Sisdiknas. Dia mengimbau masing-masing pihak memasyarakatkan perundangan baru tersebut. Mendiknas juga percaya tak akan ada pembangkangan sosial setelah RUU disahkan. “Saya yakin sebagai warga negara yang baik, kalau sudah dimufakati tidak ada istilah pembangkangan,” kata Malik Fadjar. Menteri Pendidikan Nasional Abdul Malik Fadjar dan mantan Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Sisdiknas Anwar Arifin menegaskan, UU yang baru disahkan akan menggantikan UU Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dianggap tidak sesuai lagi dengan situasi saat ini. Dengan demikian, kata Anwar, tidak perlu ada kekhawatiran soal adanya intervensi pemerintah di sekolah sehubungan dengan pasal pendidikan agama. Pasal tersebut semula berada di urutan ke-13. Sebelumnya, para penentang RUU Sisdiknas yang kebanyakan beragama non-muslim merasa keberatan perihal disyahkannya RUU ini. Diantara pasal yang ditolak kalangan non-muslim adalah pasal 13, yang diantara isinya mewajibkan setiap sekolah mengajarkan pendidikan agama sesuai agama murid yang dianut. Meski Kementrian Pendidikan Nasional dan Meneg PAN, memberikan jalan tengah dengan menyediakan anggaran termasuk menyiapkan guru agamanya toh pada akhirnya F-PDI tetap tak hadir dalam sidang paripurna kemarin malam. (kp/l6p/mi/ant/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rantissi Janji Habisi Yahudi
Tulisan selanjutnya Konsulat AS Di Turki Dibom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?