Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Orang Asing Bisa Jadi Tentara Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juni 2024 16:28 4:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juni 2024 16:28
Bagikan
Pasukan khusus Australia (EPA)
Bagikan

Hidayatullah.com– Australian Defence Force (ADF) memperbolehkan orang asing untuk mendaftarkan diri menjadi tentara, termasuk mereka yang berkewarganegaraan Inggris, guna menambah jumlah personelnya.

Seiring dengan meningkatnya ancaman dan gangguan keamanan di kawasan, Australia berusaha menambah jumlah tentara tetapi mengalami kesulitan disebabkan tidak banyak orang yang mendaftar.

Mulai bulan Juli, warga New Zealand yang berstatus pemukim tetap di Australia dapat mendaftarkan diri. Tahun depan kebijakan itu akan diperluas dengan menerima pendaftar asal Inggris, Amerika Serikat dan Kanada, lansir BBC Senin (3/6/2024).

Menteri Pertahanan  Richard Marles mengatakan perubahan syarat pendaftaran itu perlu dilakukan guna menghadapi tantangan keamanan nasional yang dihadapi Australia pada dekade mendatang dan seterusnya.

Australia dan New Zealand sejak lama memiliki ikatan “Anzac bond“, kata Marles, merujuk pada sejarah keduanya bertempur bersama di Gallipoli pada masa Perang Dunia Pertama.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Beberapa tahun terakhir Australia berusaha meningkatkan hubungan dengan Inggris dan Amerika Serikat, dan pada 2021 menandatangani pakta AUKUS, kerja sama bidang keamanan guna menghadapi ancaman militer China di kawasan Indo-Pasifik.

Australia, Inggris , AS, Kanada dan New Zealand juga bekerja sama di bidang intelijen dalam aliansi yang diberi nama Five Eyes.

Memang ada fokus merekrut orang dari negara-negara asing tersebut, tetapi Menteri Personel Pertahanan Matt Keogh mengatakan bahwa mulai 1 Januari “siapapun” pemukim tetap di Australia yang memenuhi syarat bisa mendaftarkan dirinya.

Pemerintahan sebelumnya pada 2020 mengumumkan anggaran A$38 miliar untuk menambah jumlah personel tentara sebanyak 30% dalam dua dekade.

Namun, Keogh mengatakan rendahnya tingkat pengangguran di Australia menjadikan negara “sangat kesulitan” untuk melakukan perekrutan. Pemerintahan saat ini memperkirakan ADF sudah kekurangan 4.400 orang.

Australia selama ini memang sudah menerima pindahan personel militer dari beberapa negara sekutunya, dan kebijakan baru ini dimaksudkan untuk memperluas peluang sehingga semakin banyak orang yang berpotensi direkrut.

Orang asing yang berminat mendaftar harus berstatus pemukim tetap paling sedikit satu tahun dan tidak boleh berdinas di kemiliteran asing dua tahun sebelumnya.

Mereka juga harus orang yang berpotensi diterima menjadi warga negara Australia – tawaran yang akan diajukan setelah 90 hari berdinas, kata Keogh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vonis Bebas Imran Khan Kasus Rahasia Negara
Tulisan selanjutnya Tips Sehat dan Alami Mengolah Daging Kurban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?