Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Tips Sehat dan Alami Mengolah Daging Kurban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2024 16:44 4:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2024 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Hari Raya Idul Adha akan segera tiba. Umat Islam di seluruh dunia akan menyembelih hewan kurban, baik berupa kambing, sapi, atau unta.

Daftar isi
  • Beberapa Tips Sehat
    • 1. Agar daging tidak alot
    • 2. Menambah selera makan sate
    • 3. Cara menetralisir panas di lambung dan dada setelah makan daging kambing
  • Tips mengolah daging sapi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Namun sebagian orang merasa enggan mengkonsumsi daging kambing. Alasannya, muncul kekhawatiran akan kena penyakit darah tinggi, asam urat, penyumbatan pembuluh darah, dan semacamnya.

Sebenarnya, hewan qurban itu dagingnya berkualitas baik, tidak cacat, dan seharusnya juga tidak berpenyakit. Demikian syarat yang telah ditetapkan syariat.

Dari al-Barra’ bin Azib RA, Nabi SAW bersabda sambil berisyarat dengan tangannya demikian (empat jari terbuka): “Ada empat cacat yang tidak boleh dalam hewan qurban: buta sebelah matanya dan jelas butanya, sakit dan jelas sakitnya, pincang dan jelas pincangnya, dan sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.”

Al-Barra’ mengatakan, “Apapun ciri binatang yang tidak kamu sukai maka tinggalkanlah, dan jangan haramkan untuk orang lain.” (Riwayat an-Nasa’i dan Abu Daud).

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Sejak ratusan tahun lalu para ulama telah membahas tentang kualitas makanan. Ada yang asalnya kurang baik sehingga perlu diperbaiki kualitasnya dengan bahan-bahan lain. Ada juga yang sebenarnya daging itu menghasilkan nutrisi yang baik, namun karena faktor kelemahan pada manusianya seperti masalah pencernaan.

Dalam kitab ath-Thibbun Nabawi dijelaskan tips-tips menjaga efek negatif makanan. Dengan demikian akan membuatnya menjadi thayyib (baik) bagi yang mengonsumsinya.

Baca juga: Inilah Jenis Hewan yang Boleh Digunakan untuk Qurban

Beberapa Tips Sehat

1. Agar daging tidak alot

      Ketika membuat sate kambing, kadang kematangan dagingnya belum sempurna karena pembakaran kurang maksimal. Bagi orang yang pencernaannya lemah, hal ini akan memberatkan. Apalagi jika proses mengunyahnya juga kurang baik, maka kimus (hasil pencernaan)-nya menjadi tidak baik.

      Untuk menyiasati daging yang alot ketika hendak disate ada beberapa cara, misalnya dengan memanfaatkan enzim pemecah protein dari alam. Beberapa tanaman yang memiliki enzim pemecah protein adalah pepaya dan nanas.

      Nanas (mengandung enzim bromelain):

      • Daging kambing jangan dicuci, cukup dibersihkan dari debu dan kotoran
      • Parut nanas yang telah dikupas kulitnya
      • Balurkan parutan nanas ke daging selama 5 menit lalu bersihkan. Jangan terlalu lama didiamkan, karena daging malah terlalu empuk sehingga ketika dipanggang akan meleleh seperti lemak
      • Potong daging dengan ukuran agak besar agar ketika dipanggang tidak mudah jatuh dari tusukan
      • Panggang daging di atas arang atau batu panas, ini lebih baik daripada dibakar api langsung dan mudah hangus. Selain itu, pembakaran langsung dengan api akan membuat daging tidak matang merata, hangus di luar tapi tidak matang di bagian dalam.

      Pepaya (mengandung enzim papain):

      • Bungkus daging dengan daun pepaya
      • Panggang daging dalam keadaan terbungkus daun papaya.

      2. Menambah selera makan sate

        • Iris bawang bombai, tomat, dan cabai, lalu bagi menjadi dua bagian
        • Masukkan satu bagian irisan bawang dan cabai ke dalam minyak sayur, beri sedikit garam, lalu aduk hingga terlarut
        • Masukkan satu bagian irisan tadi ke dalam kecap manis dan balurkan sate dengan minyak lalu dipanggang. Jangan lupa irisan bawang bombai yang ada di minyak sayur ikut dipanggang, karena aroma yang dihasilkan dapat menambah selera makan
        • Panggang sate sampai matang sempurna
        • Masukkan ke dalam kecap dan sate siap disantap.

        3. Cara menetralisir panas di lambung dan dada setelah makan daging kambing

          • Siapkan mentimun, cuci, potong ujungnya, lalu diparut
          • Masukkan 1 sendok makan cuka buah (apel, anggur, dan sejenisnya) ke dalam gelas, kemudian tambahkan madu tiga sendok makan
          • Tuang air 330 ml ke dalam gelas, lalu aduk sampai cuka dan madu terlarut
          • Masukkan parutan mentimun, beri sedikit es batu
          • Sirup pereda panas ini dapat diminum setidaknya satu jam setelah makan daging kambing atau makanan berlemak.

          Tips mengolah daging sapi

          Menurut Ibnul Qayyim, daging sapi sifatnya dingin dan kering, sulit dicerna, dan sulit turun dari lambung. Juga menambah produksi empedu hitam, namun baik bagi orang yang bekerja berat. Oleh karenanya, daging sapi bagi orang yang tidak terbiasa memakannya atau sedang menderita penyakit supaya berhati-hati karena empedu hitam dapat memperparahnya. Misalnya bagi penderita kudis, gatal-gatal, penyakit kaki gajah, kanker, dan was-was.

            Ibnul Qayyim memberikan tips, yakni memasak daging sapi menggunakan bawang putih, jahe, dan sejenisnya. Ditambahkan oleh Ibnu Muflih, bisa dimasak dengan bumbu bawang putih, kayu manis, jahe, lada, dan sebagainya.

            Daging sapi sebenarnya kaya nutrisi. Hanya saja, soal kebiasaan menjadi penentu ketika mengonsumsi sesuatu, bukan hanya terkait dengan daging sapi. Orang yang tak biasa atau sedang bermasalah dengan empedu hitamnya seperti penyakit di atas, hendaknya mengantisipasi dengan memasak daging sapi menggunakan bumbu sebagaimana disarankan oleh Ibnu Qayyim dan Ibnu Muflih.* Joko Rinanto, praktisi thibbun-nabawi (Majalah Suara Hidayatullah edisi Agustus 2018)

            Baca juga: Inilah 6 Tips Memilih Hewan Kurban dari Pakar Unair

            Redaktur: Admin Hidcom
            Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

            Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

            donasi online
            TAG:daging kambingdaging sapihari raya Idul AdhaHeadlineidul adhaPilihan Redaksi
            Bagikan tulisan ini
            Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
            Tulisan sebelumnya Orang Asing Bisa Jadi Tentara Australia
            Tulisan selanjutnya Tutupi Borok Sosial Paris Singkirkan Tunawisma Menjelang Olimpiade 2024

            Ikuti Kami

            1.2KLike
            89KFollow
            27.8KFollow
            222KSubscribe
            Ad image
            Ad image

            Terpopuler

            Berita

            Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

            Berita
            13 Juli 2026 15:40
            Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
            Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
            Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
            ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

            Terbaru

            • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
            • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
            • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
            • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
            • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
            • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
            • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
            • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
            • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
            • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

            Mungkin Anda Juga Suka

            Ghazwul FikrKajian

            Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

            26 Juni 2026 11:30
            Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
            Opini

            Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

            25 Juni 2026 17:06
            Artikel

            Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

            16 Juni 2026 16:34
            Artikel

            ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

            3 Juni 2026 05:00
            Hidayatullah.comHidayatullah.com
            Follow US
            Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
            • Tentang Kami
            • Kontak Kami
            • Informasi Iklan
            • Pedoman Media Siber
            • Indeks
            Welcome Back!

            Sign in to your account

            Username or Email Address
            Password

            Lupa password?