Hidayatullah.com– Komandan Pasukan Quds Esmail Qaani, yang dipertanyakan keberadaannya selama beberapa pekan terakhir, hari Selasa (15/10/2024) muncul di upacara pemakaman seorang komandan Garda Revolusi Iran di ibu kota Teheran.
Abbas Nilforoushan, seorang jenderal Korps Garda Revolusi Iran, terbunuh dalam serangan Israel di Beirut bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
Upacara pemakaman Nilforoushan dimulai di Alun-alun Imam Hussein di Teheran pada Selasa pagi, menurut laporan langsung yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah, lansir AFP. Peti matinya kemudian dibawa berkeliling Teheran.
Qaani – yang memimpin Pasukan Quds, sayap Garda Revolusi Iran di luar negeri – menghilang dari pandangan publik setelah serangan Israel yang merenggut nyawa Nasrallah. Qaani diduga oleh sebagian pihak ikut terbunuh dalam aerangan tersebut.
Hari Selasa, Qaani terlihat menghadiri upacara pemakaman Nilforoushan dengan mengenakan seragam militer hijau Korps Garda Revolusi Iran.
Ribuan orang menghadiri upacara pemakaman Nilforoushan, banyak di antara mereka membawa bendera kuning Hizbullah, bendera Iran serta bendera Palestina, seraya meneriakkan “kematian Israel”.
Setelah menjalani upacara pemakaman di Teheran, jenazah Nilforoushan selanjutnya dibawa ke Qom, kota suci umat Syiah yang terletak di selatan Teheran.
Usai menjalani upacara pemakaman di Mashhad pada hari Rabu, jasad Nilforoushan akan dimakan di kampung halamannya di Isfahan pada hari Kamis.
Upacara kematian Nilforoushan juga digelar di Iraq pada hari Senin (14/10/2024).*