Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Parlemen Sarankan PM Zeidan Tinggalkan Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2014 17:56 5:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2014 17:56
Bagikan
Bekas perdana menteri Libya Ali Zeidan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Libya Ali Zeidan yang dicopot mandatnya oleh parlemen, menuding blok-blok politik menghalangi kemajuan proses politik, seraya mengatakan bahwa kepergiannya ke Eropa dikarenakan kondisi keamanan Libya.

“Kondisi keamanan di Libya memaksa saya untuk pergi,” kata Zeidan dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Al-Arabiya Sabtu (15/3/2014).

Pemerintahan Zeidan kerap dirikitik karena tidak bisa mengatasi kelompok-kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan setelah rezim Muammar Qadhafi digulingkan.

“Kami menerima negara itu [dari rezim sebelumnya] dalam keadaan kurang kelembagaan, dalam keadaan yang lemah, kurang kebijakan dan militer,” kata Zeidan.

Zeidan mengatakan bahwa kelompok-kelompok politik, termasuk Partai Keadilan dan Pembangunan bentukan Al-Ikhwan Al-Muslimun, berharap untuk mengontrol negara dan menghalangi pelaksanaan pemilihan umum. Dia juga menambahkan bahwa kongres berpihak kepada dua koalisi untuk mendepak dirinya lewat mosi tidak percaya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan perdana menteri itu meninggalkan Libya dengan pesawat pribadi karena alasan keamanan, meskipun dicekal oleh kejaksaan.

Dia mengaku beberapa anggota parlemen memintanya untuk meninggalkan Libya, seraya menambahkan bahwa dirinya akan kembali setelah situasi memungkinkan.

Berbicara kepada para wartawan sehari setelah Zeidan dicopot jabatannya, perdana menteri sementara Abdullah Al-Thinni –yang merupakan menteri pertahanan dalam kabinet Zeidan– mengatakan bahwa pendahulunya itu memiliki hak yang sah untuk bepergian.

Kepada Al-Arabiya Zeidan mengatakan ia tidak lagi menganggap dirinya sebagai perdana menteri dan akan menolak tawaran untuk memimpin pemerintahan Libya jika ditawari lagi.

Sejak meninggalkan Libya, Zeidan saat ini berada di tempat yang masih belum diungkapkan di Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembangkit Listrik di Gaza Masih Belum Beroperasi
Tulisan selanjutnya (Video) Kita Terkepung Obat-obatan Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?