Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kunjungi Lokasi Bencana Banjir Raja Spanyol Disambit Lumpur dan Cacian (Video)

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 November 2024 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 November 2024 12:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah warga yang membawa sekop melemparkan lumpur dan ucapan caci-maki ke arah Raja dan Ratu Spanyol ratu Spanyol, pada hari Ahad (3/11/2024), saat mereka mengunjungi salah satu lokasi bencana banjir dahsyat di Valencia, yang merenggut nyawa sedikitnya 217 orang dan banyak lainnya yang masih dinyatakan hilang.

“Keluar! Keluar!” dan “Pembunuh!” merupakan sedikit dari banyak ujaran kemarahan dan caci-maki yang diucapkan masyarakat di Paiporta ke arah Raja Felipe VI dan istrinya Ratu Letizia, yang terpaksa berlindung di balik payung dan para pengawalnya.

Lumpur mengenai wajah dan pakaian raja dan ratu dan para pengawalnya saat mereka berusaha menenangkan kerumunan yang marah, lansir RFI.

Usai kunjungan tersebut, Raja Felipe mengatakan bahwa Spanyol harus memahami kemarahan dan frustrasi masyarakat yang terkena dampak banjir.

Dalam rekaman video yang dirilis lewat media sosial, dia mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepara para korban. “Kita perlu memberi mereka harapan dan jaminan bahwa negara hadir secara utuh,” ujar Raja Felipe.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pada hari Selasa 29 Oktober air yang setara dengan curah hujan satu tahun turun dari langit selama delapan jam di bagian timur Spanyol, memutus jalan dan jembatan, serta rel kereta dan aliran listrik, menghanyutkan ribuan kendaraan yang menumpuk di banyak titik seperti mainan.

Perdana Menteri Pedro Sanchez juga terpaksa mempersingkat waktu kunjungannya disebabkan munculnya kemarahan rakyat, yang menganggap pemerintah tidak tanggap dalam mengantisipasi bencana dan lambat bertindak memberikan pertolongan sesudah bencana terjadi.

Pada hari Sabtu (2/11/2024), PM Sanchez memerintahkan pengerahan 10.000 tentara dan polisi tambahan ke wilayah tersebut untuk membantu operasi penyelamatan dan pembersihan.

“Saya ingin menyampaikan seluruh solidaritas pemerintah saya dan pengakuannya atas kesedihan, penderitaan, ketidakpastian, dan kebutuhan warga Paiporta dan wilayah Valencia,” kata Sánchez.

Sementara itu, Kepala Daerah Valencia Carloz Mazon lewat media sosial berkata, “Saya memahami kemarahan itu dan, tentu saja, saya di sini untuk menerimanya.”

“Ini adalah kewajiban politik dan moral saya,” imbuhnya.

Namun, meskipun aliran listrik sudah pulih di banyak rumah, ribuan orang masih belum memiliki air minum selama hampir sepekan setelah banjir melanda.*

Raja Felipe dilempari lumpur saat berkunjung ke Paiporta, salah satu daerah terdampak banjir dahsyat di bagian timur Spanyol, November 2024.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banjirSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia akan Bangun Stadion E-sport Baru
Tulisan selanjutnya Turki Pecat 3 Kepala Daerah Mayoritas Kurdi Terdakwa Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?