Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kasus Kekerasan Domestik di Prancis Bertambah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 November 2024 11:36 11:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 November 2024 11:36
Bagikan
visa
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah laporan pemerintah Prancis yang dirilis hari Jumat (8/11/2024) menunjukkan bahwa aparat keamanan mencatat sekitar 271.000 korban kekerasan domestik atau kekerasan dalam rumah tangga pada tahun 2023, sebagian besar korbannya merupakan perempuan.

Laporan tahunan yang disusun oleh Layanan Statistik Kementerian untuk Keamanan Dalam Negeri (SSMSI) menunjukkan kenaikan 10 persen dari catatan 2022 ke 2023. Peningkatan ini sebagian disebabkan oleh pelaporan yang semakin banyak dikabarkan di media oleh pers dan membaiknya kondisi penerimaan terhadap para korban.

Perempuan mencakup 85 persen dari jumlah keseluruhan korban, sementara pria diduga sebagai pelaku tindak kekerasan dalam 86 kasus, yang kebanyakan merupakan warga negara Prancis.

Dua pertiga kekerasan domestik tersebut melibatkan kekerasan fisik.Kekerasan verbal atau psikologis, termasuk pelecehan, ancaman, pelanggaran privasi, dan pencemaran nama baik, mencakup 32 persen kasus.

Empat persen kasus melibatkan kekerasan seksual, dan beberapa insiden kekerasan psikologis menyebabkan korban bunuh diri atau percobaan bunuh diri, menurut laporan tersebut.Secara keseluruhan, terjadi 115 pembunuhan dalam rumah tangga dan 437 percobaan pembunuhan pada tahun 2023.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Wilayah Pas-de-Calais, Nord, Somme dan Seine-Saint-Denis, serta teritori Prancis di Pulau Réunion, mencatat tingkat kekerasan dalam rumah tangga tertinggi per 1.000 penduduk berusia 15-64 tahun.

Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa angka resmi itu tidak sepenuhnya mewakili skala kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di lapangan, karena banyak insiden yang tidak dilaporkan. Survei SSMSI menunjukkan bahwa hanya 14 persen korban yang mengajukan pengaduan kasusnya ke pihak berwajib pada 2022.

“Peningkatan sejak 2016 menunjukkan semakin banyak perempuan [korban kekerasan domestik] yang melaporkan kasusnya, yang mana hal ini merupakan kabar baik,” kata Anne-Cécile Mailfert, pimpinan Women’s Foundation, seraya memperingatkan bahwa risiko balas dendam terhadap korban yang melaporkan kasusnya tidak bisa diabaikan.

“Kepolisian sedang meningkatkan upaya mereka, tapi ini bukan saatnya untuk berbangga diri; kita perlu melipatgandakan upaya kita,” kata Mine Gunbay, direktur jenderal National Federation of Women’s Solidarity, seperti dilansir RFI.

“Masih banyak yang harus dilakukan,” kata Ernestine Ronai, kepala Observatory of Violence Against Women in Seine-Saint-Denis.

“Kita perlu memberikan kesempatan kepada perempuan untuk menaruh kepercayaan terhadap aparat keamanan dan sistem peradilan, dan kita perlu melatih semua profesional yang bekerja dengan perempuan yang menjadi korban,” imbuhnya.

Sekretaris Negara untuk Kesetaraan Gender Salima Saa dalam rilis pers hari Rabu (6/11/2024) mengatakan akan mengumumkan kebijakan kongkret dan efektif pemerintah guna menangani isu ini pada 25 November – bertepatan dengan International Day for the Elimination of Violence Against Women.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jangkauan terhadap korban, khususnya di daerah pedesaan, dan untuk memperkuat dukungan dan perawatan melalui pelatihan bagi pekerja garis depan dan sumber daya tambahan untuk memberikan dukungan terhadap korban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Mendakwa Pria Iran dalam Kasus Rencana Pembunuhan Donald Trump
Tulisan selanjutnya MUI Desak Presiden Prabowo Hentikan Impor Produk Zionis ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?