Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tutup 50 Gerai, Starbucks Malaysia Diperkirakan Merugi Rp 230 M

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 November 2024 10:47 10:47 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 November 2024 13:00
Bagikan
Starbucks Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com – Aksi boikot yang dilakukan masyarakat pro-Palestina membuat Starbucks Malaysia mengalami penurunan tajam penjualan, menurut laporan bank.

Maybank, bank terbesar Malaysia, memperingatkan bahwa perusahaan kopi ini menghadapi penurunan penjualan jangka panjang, yang didasari kemarahan konsumen atas hubungannya dengan ‘Israel’ dan AS.

Meskipun Starbucks tidak secara resmi masuk dalam daftar Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) Malaysia, para analis dari Maybank Investment Bank berpendapat bahwa merek ini mungkin akan kehilangan daya tariknya secara permanen.

Mereka memproyeksikan Berjaya Food Berhad (BFood), pemegang lisensi lokal Starbucks Malaysia, akan mengalami kerugian hingga RM65 juta (US$14,5 juta) pada akhir tahun ini.

Perkiraan laba untuk dua tahun ke depan juga dipangkas hingga 15 persen.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

BFood baru-baru ini melaporkan kerugian sebelum pajak sebesar RM31,82 juta (US$7,1 juta) untuk kuartal terakhirnya, kerugian kuartalan keempat secara berturut-turut.

Pendapatan anjlok lebih dari 50 persen dari tahun ke tahun, turun menjadi RM124,19 juta (US$28 juta).

Saham BFood, yang sangat bergantung pada pendapatan Starbucks, telah turun hampir 37 persen tahun ini.

Menurut surat kabar Malaysia, Malay Mail, BFood sejak itu berfokus pada pengembangan merek-merek lain, seperti Paris Baguette dan Krispy Kreme Doughnuts untuk menanggulangi penurunan penjualan Starbucks.

Namun, para analis Maybank memperingatkan bahwa diversifikasi pendapatan yang signifikan akan membutuhkan waktu karena ketergantungan perusahaan pada Starbucks.

Boikot ini memaksa Starbucks Malaysia untuk menutup sementara 50 dari 408 gerainya – sekitar satu dari delapan gerai.

Pengeluaran konsumen telah bergeser ke merek kopi saingan meskipun Starbucks dimiliki secara lokal dan mempekerjakan lebih dari 5.000 orang Malaysia.

Penurunan ini terjadi dengan latar belakang perang Israel yang sedang berlangsung di Gaza-yang telah menewaskan hampir 44.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 104.000 orang sejak Oktober 2023.

BDS Malaysia belum mengkonfirmasi sikapnya terhadap Starbucks.

Boikot terhadap Starbucks sejalan dengan aksi konsumen yang lebih luas terhadap merek-merek yang dianggap terkait dengan ‘Israel’.

Di Indonesia, boikot pro-Palestina serupa telah menyasar KFC, yang mengakibatkan penutupan gerai dan kerugian finansial yang signifikan.

BDS, yang diluncurkan pada tahun 2005, adalah gerakan non-kekerasan yang dipimpin oleh Palestina yang mengadvokasi pemboikotan, divestasi, dan sanksi terhadap ‘Israel’.

Lonjakan boikot konsumen baru-baru ini terjadi setelah serangan ‘Israe’l yang semakin intensif di Gaza, dengan merek-merek seperti Starbucks, McDonald’s, dan KFC menghadapi reaksi keras dan dampak finansial yang besar. *

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bangkrutBDSboikotMalaysiastarbucks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mayat penculik taliban Singapura Menggantung Terpidana Kasus Narkoba Ketiga dalam Sepekan
Tulisan selanjutnya Tinggalkan Agama Tradisional Warga Chile Datangi Kuil Setan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?