Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pejabat dan Pengusaha Iraq Terdakwa Korupsi $2,5 Miliar Dikirim ke Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 November 2024 21:10 9:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 November 2024 21:10
Bagikan
nasib buku di Perpustakaan Dar Al Kutub wa Al Watsaiq di Iraq yang hancur saat datangnya pasukan asing di bawah pimpinan Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Iraq menjatuhkan hukuman penjara atas sejumlah bekas pejabat senior, seorang pengusaha dan beberapa orang lain yang menjadi terdakwa kasus mega korupsi $2,5 miliar uang negara.

Pengusaha ternama Nour Zuhair, bekas direktur kabinet PM Mustafa Al-Kadhemi, Raed Jouhi, serta bekas penasihat perdana menteri Haitam Al-Juburi, termasuk di antara terdakwa yang divonis secara in absentia.Kasus korupsi itu dijuluki sebagai “pencurian abad ini” disebabkan jumlah uang yang dicuri para pelaku banyak bukan kepalang.

Pengadilan khusus pidana korupsi di Baghdad hari Senin (25/11/2024) menjatuhkan atas para terdakwa hukuman penjara antara tiga sampai 10 tahun, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Kehakiman Tertinggi Iraq seperti dilansir AFP.

Menurut keterangan anggota parlemen Mostafa Sanad lewat platform Telegram, sebanyak 13 orang dijatuhi hukuman pada hari Senin. Kebanyakan dari mereka, sepuluh orang, merupakan pegawai perpajakan – termasuk bekas direktur dan wakilnya.

Dua tahun lalu Iraq mengungkap bahwa sedikitnya $2,5 miliar uang negara dicuri antara September 2021 dan Agustus 2022 melalui 247 lembar cek yang dicairkan oleh lima perusahaan.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Uang itu kemudian ditarik tunai dari rekening-rekening perusahaan-perusahaan tersebut.Sebuah sumber kehakiman mengatakan kepada AFP bahwa sejumlah oknum aparat perpajakan yang menjadi terdakwa mendekam di dalam tahanan, tanpa menyebutkan berapa jumlahnya.

Menurut pernyataan pihak kehakiman, pengusaha Zuhair diganjar hukuman 10 tahun penjara. Dia ditangkap di bandara Baghdad pada Oktober 2022 saat berusaha melarikan diri ke luar negeri, tetapi dibebaskan dari tahanan dengan jaminan setelah mengembalikan uang curian lebih dari $125 juta dan berjanji akan mengembalikan sisanya dengan cara dicicil.

Pengusaha kaya raya itu pada bulan Agustus kembali menjadi bahan berita ketika mengalami kecelakaan lalu lintas di Libanon usai melayani wawancara dengan sebuah kanal berita Iraq.

Juburi, yang pernah menjadi penasihat perdana menteri, diganjar hukuman tiga tahun penjara. Dia mengembalikan $2,6 juta sebelum menghilang, kata sebuah sumber kehakiman kepada AFP.

Raed Jouhi, yang saat ini juga berada di luar Iraq, dihukum penjara enam tahun, demikian pula beberapa oknum aparat yang terlibat dalam kasus tersebut, kata pihak kehakiman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iraqKorupsi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perang di Sudan 13 Juta Orang Kehilangan Tempat Tinggal Separuh Penduduk Kurang Gizi
Tulisan selanjutnya Turki Periksa Mesin ATM Guna Meredam Sirkulasi Uang Dolar AS Palsu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Berita
30 September 2026 21:34
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?