Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kedutaan Besar AS Menolak Kibarkan Bendera ‘Pelangi’

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Februari 2025 22:00 10:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Februari 2025 21:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Seoul, Korea Selatan telah berjanji untuk tidak memajang bendera yang terkait dengan aktivisme liberal seperti bendera ‘Pelangi’ yang mewakili minoritas seksual, lapor The Korea Times.

Ini adalah perubahan dalam kebijakan Washington mengenai masalah ini di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump sejak 20 Januari.

Menurut kedutaan besar AS di Seoul, mereka tidak akan melanjutkan praktik pendahulu Trump, Joe Biden, yang mengibarkan bendera di gedung kedutaan untuk mendukung hak-hak kaum Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ+) untuk perayaan Bulan Pelangi tahun ini.

“Hanya bendera AS yang diizinkan berkibar di gedung kedutaan besar Amerika baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan kepada The Korea Times baru-baru ini.

Perkembangan itu terjadi setelah media AS melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengeluarkan perintah yang melarang gedung-gedung pemerintah federal mengibarkan bendera yang terkait dengan gerakan sayap kiri, termasuk bendera Pelangi.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Situs web konservatif, Washington Free Beacon, melaporkan bahwa setiap staf Departemen Luar Negeri AS yang melanggar kebijakan baru akan menghadapi tindakan disipliner.

Tindakan disipliner meliputi pemutusan hubungan kerja atau kontrak, atau penugasan kembali ke agensi asal.

Kedutaan Besar AS mengibarkan bendera ‘Pelangi’ di atas gedungnya di Seoul pada bulan Juni 2022, tempat banyak acara bertema LGBTQ berlangsung.

Berbicara kepada The Korea Times saat itu, seorang pejabat AS mengatakan memajukan hak asasi manusia untuk kelompok tersebut merupakan prioritas kebijakan luar negeri Washington bagi pemerintahan Biden.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bendera pelangiDubes ASKedutaan Besar Amerika SerikatKorea SelatanliberalSeoul
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baznas Ingatkan Masyarakat untuk Tunaikan Zakat di Lembaga Resmi
Tulisan selanjutnya Uskup di India Menolak Film “Sanatani – Karma hi Dharma”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?