Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Usai Larang Jilbab, Kini Tajikistan Atur Pakaian yang Boleh Dipakai Perempuan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Februari 2025 07:13 7:13 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Februari 2025 07:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Tajikistan pada Rabu mengumumkan akan menerbitkan sebuah buku “pedoman” yang lebih ketat mengatur pakaian perempuan, semakin membatasi kebebasan perempuan.

Pihak berwenang di negara Asia Tengah yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini mempertahankan kontrol ketat terhadap masyarakat, termasuk isu-isu yang mempengaruhi perempuan dan anak perempuan.

Melansir Daily Sabah (19/02/2025), negara bekas Uni Soviet ini dalam beberapa tahun terakhir memberlakukan pakaian “tradisional” Tajik, melarang jilbab dengan dalih “tidak sesuai dengan budaya nasional” pada tahun lalu.

Pakaian tradisional untuk wanita biasanya terdiri dari gaun tunik lengan panjang bersulam warna-warni yang dikenakan di atas celana panjang longgar.

Seorang pejabat di kementerian kebudayaan Tajikistan mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah mengembangkan “rekomendasi baru tentang pakaian nasional untuk anak perempuan dan perempuan” yang akan dituangkan dalam sebuah buku yang diterbitkan pada bulan Juli.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Pakaian adalah salah satu elemen kunci dari budaya nasional, yang telah diwariskan kepada kita dari nenek moyang kita dan telah mempertahankan keanggunan dan keindahannya selama berabad-abad,” kata Khurshed Nizomi, kepala lembaga budaya dan departemen kerajinan rakyat kementerian Tajikistan.

Buku tersebut akan gratis pada awalnya, dan akan menjelaskan apa yang harus dikenakan wanita “sesuai dengan usia,” serta dalam berbagai suasana seperti di rumah, di teater, atau acara seremonial, kata Nizomi.

Tajikistan telah menerbitkan buku-buku serupa yang menguraikan aturan berpakaian perempuan sebelumnya, tetapi buku yang satu ini “lebih unggul daripada publikasi sebelumnya dalam hal kualitas pencetakan, pilihan foto dan teks, dan sumber sejarah,” kata Nizomi.

Pihak berwenang di negara yang secara resmi sekuler ini juga telah berusaha untuk melarang pakaian Islami dalam kehidupan publik.

Presiden Emomali Rahmon, yang berkuasa sejak 1992, telah menyebut pemakaian jilbab dan hijab sebagai “masalah bagi masyarakat,” dan pihak berwenang menyerukan kepada para wanita untuk “berpakaian dengan cara Tajik.”

Negara yang terkurung daratan ini, yang memiliki hubungan bahasa dan budaya dengan Afghanistan, secara de-facto telah melarang jenggot panjang dengan dalih memerangi “ekstremisme agama”.

Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, yang telah memimpin Tajikistan sejak 1992, telah dikritik karena pemerintahannya yang bergaya otoriter dan catatan hak asasi manusia dan hak-hak sipil yang buruk. Rahmon dikritik oleh partai-partai oposisi dan pengamat asing karena pemilihan presiden yang tidak adil pada tahun 1999 dan 2006.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijablarangan jilbabsekulerTajikistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi Target Boikot BDS, Erreà Batal Bikin Jersey Timnas ‘Israel’
Tulisan selanjutnya PBB: Dibutuhkan Lebih dari Rp 775 Triliun untuk Membangun Kembali Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?