Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Dibutuhkan Lebih dari Rp 775 Triliun untuk Membangun Kembali Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Februari 2025 08:08 8:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Februari 2025 08:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari $50 miliar, setara Rp775 triliun, dibutuhkan untuk membangun kembali Gaza setelah perang genosida ‘Israel’ di wilayah terblokade itu selama 15 bulan, menurut penilaian bersama PBB, Uni Eropa dan Bank Dunia pada Selasa.

Penilaian Kerusakan dan Kebutuhan Sementara (IRDNA) mengatakan bahwa $53,2 miliar (Rp824 triliun) dibutuhkan untuk pemulihan dan rekonstruksi selama 10 tahun ke depan, dengan $ 20 miliar (Rp310 triliun) dibutuhkan dalam tiga tahun pertama.

Berbagai pemboman dan serangan tanpa henti penjajah ‘Israel’ di Gaza terjadi setelah aksi perlawanan Palestina ke ‘Israel’ pada 7 Oktober 2023. Di mana 1.200 terbunuh dan lebih dari 250 orang ‘Israel’ berhasil ditawanan, menurut klaim ‘Israel’.

Sementara perang genosida ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 48.000 orang, menurut pejabat kesehatan Gaza dan membuat daerah kantong tersebut hancur berantakan.

Dibutuhkan pekerjaan selama bertahun-tahun untuk membangun kembali Gaza, termasuk membersihkan reruntuhan dan puing-puing.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Laporan yang dikeluarkan di tengah gencatan senjata itu memperingatkan bahwa kondisi belum memungkinkan untuk memulai pekerjaan pemulihan dan rekonstruksi berskala besar karena kurangnya kejelasan tentang bagaimana daerah kantong tersebut akan dijalankan setelah perang dan pengaturan keamanan apa yang akan diterapkan.

“Kecepatan, skala dan cakupan pemulihan akan ditentukan oleh kondisi-kondisi ini,” kata IRDNA.

IRDNA mengatakan bahwa lebih dari 292.000 rumah telah hancur atau rusak dan 95% rumah sakit tidak berfungsi, sementara ekonomi lokal telah mengalami kontraksi sebesar 83%.

Lebih dari setengah dari total perkiraan biaya pembangunan kembali, atau $29,9 miliar (Rp463,4 triliun), akan dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan bangunan dan infrastruktur lainnya, termasuk perumahan, yang akan membutuhkan sekitar $15,2 miliar (Rp 235,6 triliun) untuk membangun kembali, katanya.

Dana sebesar $19,1 milyar (Rp296 triliun) lainnya akan dibutuhkan untuk mengganti kerugian sosial dan ekonomi, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, perdagangan dan industri yang hancur akibat konflik, katanya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjatagenosida GazaPBBPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Larang Jilbab, Kini Tajikistan Atur Pakaian yang Boleh Dipakai Perempuan
Tulisan selanjutnya Khawatir Ganggu Kekhusyukan Jamaah, Saudi Larang Merekam di Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?