Hidayatullah.com– Komite pemantauan hilal Uni Emirat Arab hari Selasa malam (17/2/2026) mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriyah sudah tiba dan puasa akan dimulai pada hari Rabu 18 Februari.
Dengan demikian untuk tahun ini bulan Syaban hanya berumur 29 hari, lansir Khaleej Times.
Oleh karena waktu siang bertambah panjang dalam beberapa pekan ke depan, durasi puasa secara bertahap akan bertambah lama, dengan kemunculan fajar lebih awal dan matahari terbenam agak lambat. Sementara di hari-hari pertama umat Islam hanya berpuasa tidak sampai 13 jam, di akhir Ramadhan durasi puasa akan mencapai puncaknya di sekitar 13 jam 27 menit.
Setiap tahun selama bulan Ramadhan, Uni Emirat Arab mengurangi jam kerja untuk sektor publik maupun swasta, kecuali untuk jenis pekerjaan tertentu. Peluang untuk bekerja dari mana saja juga terbuka bagi karyawan yang layak.
Biasanya, pemerintah federal UEA memberlakukan waktu bekerja 4 jam 30 menit selama hari-hari kerja. Di luar Ramadhan umumnya pekerja di UEA beraktivitas selama 8 jam dari hari Senin sampai Kamis, serta 4 jam 30 menit pada hari Jumat.
Sekolah-sekolah juga melakukan penyesuaian waktu belajar-mengajar. Kebanyakan sekolah di Dubai memberlakukan masa belajar lebih singkat pada bulan puasa, paling lama empat sampai lima jam per hari.*




