Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

PPI Maroko Meriahkan Pagelaran Seni dan Budaya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Maret 2013 07:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam rangka memeriahkan dan mensukseskan pagelaran seni dan budaya khas Indonesia di Maroko, para pelajar Indonesia di Maroko yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko dengan kompak ikut berpartisipasi pada acara ini.

Acara ini berlangsung di auditorium universitas Hassan II Casablanca kerjasama antara universitas Hassan II dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Rabat  pada hari Ahad (17/03/2013) .

“Sebelumnya acara ini dibuka langsung oleh Duta Besar  Republik Indonesia Untuk  Kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja dengan menjelaskan Indonesia secara global dan hubungan bilateral  yang terjalin antara Maroko dan Iindonesia dengan dilanjutkan seminar bersama Prof Dr. Mariam Ait Ahmed selaku Presiden Asosiasi Persaudaraan Maroko-Indonesia dengan tema Indonesia dan Maroko di masa depan dalam membangun jembatan peradaban,” uUjar Nizar Presto salah satu pelajar STAINU yang menghadiri acara ini.

“Sebetulnya hubungan yang terjalin antara Maroko dengan Indonesia sudah sangat lama sekali mulai dari zamanya Ibnu Batutoh sang petualang ulung dari kota Tangeir-Maroko, Syekh Maulana Malik Ibrahim, Imam Bonjol yang mengganti namanya karena bertujuan supaya  bisa lebih dekat dengan orang Indonesia dan masih banyak lagi ulama-ulama Maroko yang menyebarkan islam di tanah Indonesia begitu juga ketika di adakannya Konfrensi Asia Afrika di Bandoeng,” jelas Prof Dr. Mariam Ait Ahmed.

Demi Allah saya berkata dengan sebenarnya, lanjut Prof Dr. Mariam Ait Ahmed, ketika saya berkunjung ke Indonesia saya sangat terpukau sekali ketika mendengar suara adzan  di Indonesia yang bersaut-sautan dan ketika mendengar  masyarakat Indonesia membaca al-Qur’an. Saya pun berpikir kok bisa jumlah masyarakat yang sampai 297 juta, sekitar 90% darinya bisa masuk islam secara damai tanpa perang.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Ia juga merasa bangga ketika mengetahaui ternyata kitab-kitab yang di gunakan oleh kebanyakan pesantren di Indonesia didalam mempelaajri gramatikal bahasa araba adalah karangan dari ulama Maroko. Seperti kitab Al-Jurmiyah yang dikarang oleh Muhammad bin Muhammad bin daud As-sonhaji, disisi lain banyak juga pesanteren yang mengamalkan kitab Dalailul Khairat yang dikarang oleh Syekh Sulaiman Jazuli dan tentunya masih banyak lagi kitab-kitab yang menjadi rujukan para santri Indonesia.

Adapun seni dan budaya yang ditampilkan adalah musik rebana, tari saman, tari payung, tari merak dan pencak silat yang mana semuanya itu dimainkan oleh para pelajar Indonesia di Maroko yang tergabung dalam organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko berkolaborasi dengan para pelajar STAINU Jakarta di Maroko. Tidak mau ketinggalan, para pelajar dari universitas Hassan II Casablanca juga ikut unjuk gigi dengan menampilkan fashion show batik khas Indonesia. Para pengunjung terlihat begitu apresiatif tatakala disuguhi aneka masakan tradisosnal khas Inodesia.

Adapun tujuan dari di adakanya pagelaran budaya  oleh pihak universitas adalah untuk mempererat hubungan antara Maroko dan Indonesia dalam berbagai bidang seperti bidang politik, keilmuan, budaya, peradaban, ekonomi dan lain sebagainya.

Acara ini juga dihadiri oleh local staff dan home staff KBRI Rabat, rektor universitas Hassan II, para pelajar Indonesia di Maroko dan mahasiswa universitas Hassan II Casablanca beserta warga setempat.*/Penulis Kusnadi El-Ghezwa, Koordinator Dept. Media Informasi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kabinet Baru Zionis Yahudi Disumpah
Tulisan selanjutnya Komnas HAM Usulkan Pengawasan terhadap Densus 88

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?