Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kabinet Baru Zionis Yahudi Disumpah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Maret 2013 07:23 7:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2013 07:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabinet koalisi baru Perdana Menteri Benjamin Netanyahu disumpah hari Senin (18/3/2013) setelah mendapatkan persetujuan parlemen.

Walaupun kabinet kali ini lebih banyak memasukkan partai-partai moderat, di mana Yahudi ultra-Orthodoks tidak lagi masuk dalam koalisi, namun para pejabat Yahudi yang duduk dalam pemerintahan dan parlemen Israel sekarang ini banyak yang merupakan pendukung dan penduduk pemukiman Yahudi, sehingga sangat mungkin akan menghambat pembicaraan damai dengan Palestina.

Meskipun pemerintahan baru mendukung perluasan pemukiman Yahudi, namun dalam pidatonya Netanyahu sempat bermanis kata dengan mengatakan bahwa pemerintahannya “mengulurkan tangan perdamaian” kepada Palestina.

“Dengan rekan Palestina yang berkehendak untuk melakukan negosiasi dengan kepercayaan tulus, Israel akan bersiap-siap untuk kesepakatan historis yang akan mengakhiri konflik dengan Palestina selamanya,” katanya, mengulangi janji yang dibuatnya saat memulai perundingan damai seumur jagung tahun 2010, lansir Aljazeera.

Menteri pertahanan Zionis yang baru Moshe Yaalon, seorang anggota Partai Likud, menentang tindakan pembekuan apapun atas pemukiman Yahudi yang menjadi tuntutan Palestina untuk memulai kembali pembicaraan damai yang disponsori Amerika Serikat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penghentian pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan wilayah-wilayah lain Palestina seperti Al-Quds Timur, dan Jalur Gaza, harus ditandatangani oleh menteri pertahanan Zionis.

Pendahulu Yaalon, Ehud Barak, yang memimpin partai kiri-tengah tetapi tidak mengikuti pemilu Januari kemarin, kerap dituding Yahudi menunda pembangunan pemukiman bagi mereka.

Pemukiman Yahudi yang didirikan diaas tanah-tanah milik warga Palestina merupaka pelanggaran hukum internasional, yang hingga kini tidak mendapatkan perhatian serius dari dunia kecuali hanya erupa kecaman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menderita Evan Syndrom
Tulisan selanjutnya PPI Maroko Meriahkan Pagelaran Seni dan Budaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?