Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Iman dalam Islam Tak Dibangun Atas Emosi dan Imitasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 April 2016 08:57 8:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 April 2016 08:57
Bagikan
Wakil Rektor IV UIKA, Dr. Nirwan Syafrin
Bagikan

Hidayatullah.com–Islam bukan agama terbelakang. Ia bahkan bicara tentang ilmu sejak wahyu pertama turun. Demikian dikatakan Wakil Rektor IV Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Dr. Nirwan Syafrin, beberapa waktu lalu.

“Wahyu pertama itu berisi perintah iqra’. Iqra’ untuk membaca dan merenungkan segala peristiwa yang terjadi dalam kehidupan,” ucap Nirwan di hadapan puluhan mahasiswa Magister Pendidikan Islam UIKA.

Menurut Nirwan, keimanan (agama) memiliki keterkaitan dengan ilmu. Iman  adalah penunjuk dan rambu dalam mencari ilmu pengetahuan.

“Siapa yang menggunakan iman dan ilmunya dengan baik dan benar, ia tidak tersesat dan terhindar dari kebodohan,” terang doktor lulusan ISTAC, Malaysia itu.

Ditegaskan Pembina Pesantren Husnayain, Sukabumi tersebut, iman dan ilmu bukanlah dua entitas yang saling menegasikan. Sebaliknya, keduanya saling mengafirmasi satu sama lain.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Demikian itu, kata Nirwan, sekaligus menjadi pembeda dengan peradaban yang dibangun oleh Barat. Sebab selama ini Barat justru mengajak manusia meninggalkan agama untuk mengejar ilmu (teknologi).

Lanjut Nirwan, iman dalam Islam tidak dibangun atas emosi dan imitasi. Tapi berlandaskan bukti dan dalil. Orang yang beriman itu karena memiliki ilmu.

“Ilmulah yang mendorongnya untuk percaya terhadap apa yang diturunkan Allah,” ungkap peneliti lembaga kajian INSISTS.

Menurut Nirwan, hal ini menjadi isyarat bahwa tidak ada permasalahan di dunia ini yang tidak dapat diselesaikan. Semuanya punya solusi dan ada ilmunya dalam al-Quran.

Dikatakan, makna tauhid tersimpul dalam kalimat syahadat. Sebuah kesaksian terhadap fenomena alam yang mengantarkan manusia menjadi hamba yang tunduk patuh kepada Allah.

“Itulah tauhid sebagai simpulan ajaran Islam. Tauhid juga yang menjadi inti ajaran seluruh Nabi,” imbuhnya lagi

Terakhir, Nirwan mengingatkan para penuntut ilmu tentang tujuan pendidikan Islam, yaitu menghasilkan Abdullah (hamba Allah). Seorang hamba Allah yang bisa mengemban tugas khalifah dan beribadah kepada Allah.

“The ultimate aim of Muslim education lies in the realization of complete submission to Allah on the level of the individual, the community and humanity,” pungkas Nirwan sambil menyebutkan kutipan dari Syed Ashraf dalam New Horizons in Muslim Education. */Arsyis Musyahadah (UIKA Bogor)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Yang Adil
Tulisan selanjutnya Mohammad Siddik Natsir Dewan Dakwah Kecam Pelarangan Jilbab oleh Perdana Menteri Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?