Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Seminar BEM STIT Hidayatullah Kupas Eratnya Islam dan NKRI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Desember 2017 09:55 9:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Desember 2017 09:55
Bagikan
Seminar kebangsaan STIT Hidayatullah Batam "Islam dan NKRI" di Batam, Ahad (24/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Bertempat di Aula Gedung Asia Raya Hidayatullah, Pondok Pesantren Hidayatullah Batam, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam menggelar Seminar Kebangsaan “Islam dan NKRI”, pada hari Ahad (24/12/2017).

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa civitas akademika STIT ini, menghadirkan pemateri Wakil Ketua Forum Umat Islam (FUI) Majelis Ulama Indonesia Batam, Ustadz Erwin Abu Gaza dan Ketua STIT  Muhammad Ramli.

Tampil sebagai pembicara pertama, Erwin menjelaskan sejarah dan kronologi masuknya Islam di Nusantara dan pengaruhnya dalam keagamaan masyarakat di Indonesia.

Menurutnya, sejak abad ketujuh Masehi, Islam sudah mulai masuk di wilayah Sumatera, yang menjadi cikal bakal kerajaan Islam pertama di Nusantara, yaitu Kerajaan Samudera Pasai.

“Masuknya Islam di Nusantara, bukan pada abad ke-13, tapi sejak masa Sahabat dan Tabi’in,” jelas Erwin mengawali makalahnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Baca: Alumnus STIE Hidayatullah Siap Jaga Keutuhan NKRI

Justru, lanjut Erwin, pada abad ke-13 lah Kerajaan Samudera Pasai mencapai kejayaannya. Setelah itu, berkembang terus kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara.

“Kerajaan Demak, Kerajaan Mataram, Kerajaan di Kalimantan, Sulawesi, dan terus meyebar ke pelosok Nusantara,” papar Erwin.

Itu semua, tegas Erwin, karena penyebaran Islam dilakukan dengan jalan damai, sehingga mudah diterima oleh masyarakat. Sehingga pengaruh Islam sangat kuat pada mereka.

Pada kesempatan tersebut, Erwin juga menyinggung tentang upaya untuk menyingkirkan Islam dari Nusantara.

“Islam masuk dengan damai, tapi kenapa kemudian digembor-gemborkan dengan radikal,” tegas Erwin yang juga pemerhati sirah ini.

Baca: “Pemuda Hidayatullah Bertanggung Jawab Membangun NKRI”

Erwin menjelaskan, Islam terkesan hendak dinihilkan dari sejarah Indonesia. Padahal, jika berkaca pada sejarah, sangat besar andil Islam di negeri ini.

Seolah-olah, jelas Erwin, Islam itu bertentangan dengan NKRI dan Pancasila serta dianggap tidak cocok di Indonesia. Inilah tantangan umat akhir zaman ini, pungkas Erwin.

Selanjutnya, pembicara kedua, Ketua STIT Ramli memaparkan sejarah dan falsafah Pancasila.

Mengawali materi, Ramli menjelaskan tentang pentingnya kembali ke akar masalah, yaitu sejarah terbentuknya Pancasila, jika hendak berbicara Pancasila.

“Jangan sampai ada orang teriak ‘Pancasila harga mati’, ‘Pancasila sudah final’, tapi tidak ngerti sejarah awalnya,” tegas Ramli penuh semangat.

Baca: Singgung MK, Ketua MPR Nilai Homoseksual Intoleran dan Perusak NKRI

Pancasila, lanjut Ramli, tidak dapat dipisahkan dari Piagam Jakarta, yang merupakan kesepakatan bersama dalam tim BPUPKI dan selanjutnya mengerucut pada Panitia Sembilan di PPKI.

Muatan Pancasila, sambung Ramli, ada dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Sedangkan Pembukaan UUD 1945 adalah hasil dari rumusan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan tentang pengaruh pandangan Islam dalam nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari para tokoh Islam yang merancang dasar negara Indonesia, tutup Ramli.

Akhir acara, ada sesi penyerahan penghargaan kepada kedua pemateri. Acara berlangsung meriah, dan diselingi persembahan nasyid dari mahasiswa.* Kiriman Azhari

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Eksekutif MahasiswaBEMErwin Abu GazaFUI BatamHidayatullahHidayatullah BatamIslam dan IndonesiaIslam Nusantarakerajaan IslamMajelis Ulama IndonesiaMUI Batamnegara kesatuan Republik IndonesiaNKRInusantaraOrmas Hidayatullahpancasilasejarah Islam di IndonesiaSekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah HidayatullahSTIT Hidayatullah BatamWakil Ketua Forum Umat Islam Batam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guatemala Berencana Pindahkan Kedubesnya ke Al-Quds
Tulisan selanjutnya Hari Kemerdekaan Qatar, Anak Yatim Binaan Salimah Ukir Prestasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?