Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Aliansi Perempuan Bandung Tolak RUU P-KS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juli 2019 17:19 5:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 April 2019 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Berdiri mematung di sepanjang area CFD Dago, Bandung, Jawa Barat, para perempuan dari aliansi gerakan peduli perempuan Bandung dengan lakban menyilang di mulut, memprotes Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Aksi teatrikal dari Gerakan Peduli Perempuan (GPP) pada hari Ahad (28/04/2019) menolak Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Mereka membawa poster bertuliskan ‘Suara kami dibungkam, RUU P-KS Kubur moralitas’, #ruupksbukansolusi’, #kamibersamapemerintah’, ‘keluarga dijaga dengan moral’ dan ‘siapa yang bela ketika moralitas dibungkam’.

“RUU P-KS tidak mewakili perempaun secara utuh, bahkan cenderung kelihatan hanya untuk kelompok tertentu, selain kata kekerasan yang digunakan cukup menimbulkan banyak polemik dan permasalahan di tatanan masyarakat,” ujar Jota selaku juru bicara gerakan peduli perempuan terkait aksi penolakan RUU P-KS.

Mereka memandang nilai dan moralitas masyarakat nyaris alpa di RUU ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Jota juga menambahkan, “Bahwa perihal hubungan seksual bukan hanya perihal setuju dan tidak setuju, dipaksa atau tidak dipaksa. Tapi, ia juga harus memperhatikan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat dan tidak jika RUU P-KS terus dipaksakan ini akan menjadi masalah besar untuk masyarakat selain kita juga akan berpikir apakah RUU ini pesanan?”

Selain itu kata Marcia selaku Ketua GPP, “Jika tidak ada peninjauan ulang terhadap RUU P-KS tersebut, saya khawatir akan menjadi celah dalam Undang-Undang tersebut jika jadi disahkan. Saya yakin, tujuan penyusun RUU P-KS ini mempunyai niat untuk melindungi perempuan Indonesia, namun untuk perempuan yang mana? Kami juga berhak menyuarakan pendapat kami.”

Jota juga menambahkan, “RUU ini multitafsir dan berpotensi menimbulkan banyak masalah baru di masyarakat. Jadi jangan hanya membawa isu perkosaan untuk menarik simpati masyarakat, padahal nilai-nilai yang terkandung di RUU P-KS yang berbeda dengan nilai masyarakat malah tidak disampaikan, ini kan namanya tidak jujur,” tandasnya.* (Andri)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerakan Peduli Perempuankekerasan seksualperempuanRUU P-KS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jadi Warganet Cerdas, Cermat Sikapi Pemberitaan
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Hong Kong Protes RUU Ekstradisi ke China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?