Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

STIE Hidayatullah Wisuda Sarjana yang Siap Ditugaskan Berkhidmat ke Masyarakat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Maret 2021 17:24 5:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Maret 2021 17:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Sekolah Tinggi Ilmy Ekonomi (STIE) Hidayatullah menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda VII yang berlangsung khidmat secara virtual dan luring di Gedung Sekolah Pemimpin, Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/03/2021).

Ketua STIE Hidayatullah DR. Agus Suprayogi, ST, SE.Sy, M.Si dalam sambutannya mengajak bersama memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas karunia-Nya sehingga sidang terbuka ini dapat digelar dengan diiringi optimisme menyambut masa depan gemilang pada momen yang sangat penting di tengah keterbatasan pandemi Covid-19.

Suprayogi mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Dalam setahun terakhir ini kita dipaksa untuk menerima sebuah kondisi normal ’baru’ yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, digantikan komunikasi yang dimediasi oleh teknologi.

“Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kelas, saat ini dilakukan melalui ruang-ruang virtual. Meskipun pada prosesi wisuda hari ini dilaksanakan secara terbatas, namun tidak mengurangi niat tulus kita untuk memberikan penghargaan dan ungkapan kegembiraan atas pencapaian keilmuan para wisudawan,” kata Suprayogi.

Suprayogi mengapresiasi para wisudawan yang telah berhasil melalui satu tahapan pendidikan dan telah siap menyandang gelar sarjana dalam bidang Manajemen dan Akuntansi.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya, atas nama seluruh sivitas akademika STIE Hidayatullah, mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di STIE Hidayatullah,” imbuhnya.

Ia pula menyampaikan rasa bahagia, syukur dan terimakasih kepada orangtua, orangtua asuh, donatur, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan, yang karena atas dukungannya, para mahasiswa dapat fokus menjalani studi, sehingga pada kesempatan tersebut mereka dapat diwisuda dan siap melanjutkan petualangan kehidupan untuk meraih masa depan yang dicita-citakan.

Yang tidak kalah pentingnya, kata Suprayogi, ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan STIE Hidayatullah yang merupakan ujung tombak pendidikan dan pengajaran yang telah mencurahkan tenaga dan upaya dalam melaksanakan tugas mulia, mendidik dan mengajar para mahasiswa secara profesional sehingga menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Suprayogi menyampaikan sambutan pidato ilmiah dengan tema “Tanggung Jawab Sosial Alumni di Era Baru SDM Unggul Indonesia” yang senafas dengan visi bangsa menyongsong era emas Indonesia dimana SDM unggul masih menjadi tuntutan utama.

“Pembangunan sumber daya manusia adalah kunci kemajuan Indonesia di masa depan. SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia ekonomi dan bisnis,” kata Suprayogi.

Menukil The Global Competitiveness Report yang dipublikasikan World Economic Forum pada Oktober 2020 lalu, Suprayogi menyebutkan, peringkat daya saing global Indonesia turun dari posisi 45 di tahun 2018 menjadi rangking 50 di tahun 2019.

“Dan yang cukup mengejutkan adalah, negara tetangga terdekat kita, Singapura menduduki posisi 1 menyalip Amerika Serikat,” ujarnya seraya menambahkan turunnya peringkat daya saing RI karena kualitas SDM Indonesia yang masih rendah.

Realita ketertinggalan kualitas sumber daya manusia Indonesia tersebut disinyalir juga oleh keadaan angkatan kerja yang mayoritas saat ini hanya lulusan SD dan SMP.

Laporan keadaan angkatan kerja di Indonesia tahun 2019 yang dipublikasi oleh BPS RI mencatat dari total 136.183.032 tenaga kerja di Indonesia berdasarkan pendidikan yang lulus tingkat SD masih mendominasi pangsa tenaga kerja dengan jumlah 32.692.218 atau sekitar 24% sedangkan lulusan SMP berjumlah 17,8% dan yang sangat mencengangkan, ada sekitar 15,5% tenaga kerja Indonesia yang tidak atau belum lulus SD.

Suprayogi mengatakan data tersebut menggambarkan bahwa komposisi tenaga kerja di Indonesia dengan pendidikan SMP ke bawah berjumlah 57,3% pangsa kerja di Indonesia.

Lalu berapa jumlah tenaga kerja lulusan perguruan tinggi? Persentasenya cukup mengkhawatirkan, disebutkan hanya terdapat 2,9% lulusan vokasi dan 9,9% lulusan universitas. Suatu negara dinyatakan sebagai negara maju oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) bila tingkat tenaga kerjanya setidaknya 40,3% berpendidikan tinggi, 39,3% berpendidikan menengah, dan 20,4% berpendidikan dasar.

“Dalam membangun SDM unggul, perguruan tinggi tampil di garda terdepan. Perguruan tinggi adalah institusi yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam mencetak Sumber Daya Manusia yang kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global,” imbuhnya.

Kepada para wisudawan, Suprayogi menyampaikan bahwa mereka saat ini telah menjadi bagian dari kalangan sarjana di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS).

Pengertian sarjana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, selain merupakan gelar strata satu yang dicapai oleh seseorang yang telah menamatkan pendidikan tingkat terakhir di perguruan tinggi, juga diartikan sebagai orang pandai (ahli ilmu pengetahuan).

Dari deskripsi tersebut, terang dia, maka salah satu solusi dalam mengatasi pengangguran adalah menumbuhkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan.

Karena itu, Suprayogi menegaskan, menumbuhkan dan mengembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan adalah tantangan dan tugas kita bersama dalam rangka menciptakan wirausaha baru di Indonesia.

“Berdasarkan pengalaman, upaya penumbuhan wirausaha baru, tidak bisa dilakukan secara parsial dan oleh satu instansi saja. Program penumbuhan wirausaha baru harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh instansi Hidayatullah yang ada baik di pusat maupun daerah, lembaga pendidikan, badan usaha dan organisasi pendukung,” pungkasnya.

Wisudawan Angkatan VII STIE Hidayatullah ini akan ditugaskan berkhidmat di masyarakat ke berbagai daerah di Indonesia. Sebelumnya, selama kurang lebih 6 bulan, mereka menjalani masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masjid-masjid sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat.* (Ainuddin)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokmahasiswasarjanastie hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya George Floyd Menjadi Martir, Apa Kabar Nasib 6 Laskar FPI yang Terbunuh?
Tulisan selanjutnya Farmasis Indonesia: BPOM Sudah Tepat, Jangan Terburu-buru Menyetujui Vaksin Nusantara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?