Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Tabligh Akbar Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Bangil Serukan Persatuan dan Penegakkan Hukum

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2017 09:42 9:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2017 09:42
Bagikan
Sempat ditolak PMII, acara Habib Rizieq Sihab dibangil justru dihadiri puluhan ribu orang
Bagikan

Hidayatullah.com–Tabligh Akbar Ahlus Sunnah wal Jama’ah di Bangil pada hari Rabu (12/04/2017) lalu di alun-alun Bangil dihadiri ribuan jamaah kaum Muslimin dari berbagai kota.

Peserta datang dari Pasuruan, Malang, Mojokerto, Blitar, Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, Gresik dan lain-lain. Bahkan sebagian di antara mereka datang pada Selasa malam Rabu, menginap di beberapa tempat yang telah disiapkan panitia.

Pagi-pagi jam 07.00, baik jamaah laki-laki dan perempuan sudah merapat ke alun-alun Bangil. Tidak hanya dari kalangan santri, tampak di antara mereka yang hadir banyak dari karyawan kantor dan pabrik, guru, pegawai toko dan lain-lain, meninggalkan pekerjaannya sebentar.

Kehadiran mereka diantaranya adalah karena kehadiran Habib Rizieq Shihab menjadi salah satu pembicara.

Begitu Habib Rizieq datang naik ke atas panggung, banyak jamaah yang selama ini mengaku hanya mengenal di media merasa senang.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Masya Allah, Habib ini memang sosok luar biasa,” komentar seorang lelaki di kerumunan ribuan massa.

Baca:  Aleppo, Kota Para Ulama Ahlus Sunnah yang akan jadi ‘Kota Syiah”?

Tabligh Akbar yang seolah menjadi ajang Aksi Bela Islam ini dibuka dengan sambutan beberapa tokoh ulama. KH. Nurkholis Musytari, ketua Jam’iyyah Ahlus Sunnah Bangil, mengawali sambutan.

“Umat Islam harus bisa mengamankan kota Bangil. Sebab Bangil ini kota Ahlus Sunnah. Tugas kita selain menjaga keamanan juga membentengi akidah Ahlus sunnah,” tegas kiai yang juga tokoh sesepuh masyarakat Bangil itu.

Kiai Nurkholis menyatakan mendukung penuh acara ini diadakan bersama beberapa ormas Islam di Bangil.

Kiai Nurkholis bahkan tak sempat memuji Habib Riziq, yang menurutnyabagiaan dari benteng umat.

“Kata Kiai Hasyim Muzadi, Habib Riziq dan FPI-nya itu benteng terakhir umat Islam di Indonesia,” ujar kiai yang langsung disambut pekikan takbir oleh ribuat umat Islam.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ustadz Sholeh Drehem dari IKADI (Ikatan Dai Indonesia) Jawa Timur.

“Mudah-mudahan, di Bulan Sya’ban yang mulia ini, kehadiran kita menjadi saksi nanti di akhirat, bahwa kita bisa bersatu”, ujar tokoh yang juga anggota MUI Jawa Timur itu.

Baca: Mengokohkan Antar Ahlus Sunnah

Sholeh mengingatkan  bahwa sesungguhnya di akhir zaman itu umat dituntut untuk bersabar, karena banyak fitnah.

“Kita yang mayoritas ini seakan kalah dengan minoritas. Karena itu umat harus duduk bersama, berukhuwah karena Allah,” tegasnya.

Dirinya berharap,para kiai, ulama dan habaib selalu disatukan hatinya oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Sementara ketua FPI Jawa Timur, Habib Haidar al-Hamid memberi sambutan berikutnya. Habib Haidar dengan suara nyaringnya menyayangkan pihak-pihak yang memfitnah ulama sebagai kelompok anti Pancasila dan kebinekaan.

“Justru ulama-lah yang setiap pada Pancasila. Ulama mengajarkan sila pertama. Ketuhanan Yang Maha Esa. Siapa yang tidak setuju dengan nilai ketuhanan, maka dia anti Pancasila. Dan siapa yang anti Pancasila harusnya hengkang dari NKRI,” tegasnya.

Menurut Habib Haidar, mencintai Pancasila ditandai dengan penegakan hukum. Jadi bila ada penista al-Qur’an harusnya segera dihukum.

Ia juga menyampaikan pesan KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU. Bahwa KH Hasyim Asy’ari itu menyerukan untuk memerangi orang yang menghina al-Qur’an.

“Jadi bila ada yang mengaku mencintai mbah Hasyim, tetapi membela penista al-Qur’an, maka sama saja dia maker terhadap mbah Hasyim Asy’ari.

Sebelum tausiyah disampaikan oleh Habib Rizieq Syihab, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bakhtiar Nasir menyampaikan sambutannya.

Sambutan Bakhtiar dikemas berduet dengan pengurus GNPF-MUI lainnya, yaitu Dr Zaitun Rasmin yang membawakan acara dengan gayeng dan santai.

Bakhtiar menyampaikan bahwa setelah ada kasus fitnah yang bermacam-macam menimpa habaib dan ulama, tiba-tiba umat bisa bersatu membela ulama dan habibnya. Karena itu umat Islam Bangil siap bela Islam dan ulama.

“Harus siap tidak berpecah-belah dan meninggalkan baju-baju jamaah dan ormasnya, demi Islam dan ulama,” ujarnya di hadapan ribuan umat Islam Tabligh Akbar Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

“Kita dulu dikatakan tidak bersatu, tiba-tiba bisa bersatu membela habib dan ulama. Maka, umat Islam Islam Bangil harus bangkit membela Islam,” tegasnya.

Baca: Zaman Fitnah: Cegah Suami Selingkuh Justru Dicap Radikal!

Terakhir adalah ceramah yang dinanti-nanti masyarakat Bangil dari Habib Rizieq Shihab. Imam Besar FPI ini mengatakan ulama adalah pecinta NKRI. Pancasila juga merupakan rumusan panjang dari usaha para ulama.

Menurutnya, Ahlus sunnah yang sejati itu harus memiliki tiga karakter utama.

“Seorang yang mengaku Ahlus sunnah wajib hukumnya memiliki tiga karakter. Yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta keluarga Nabi dan Sahabatnya, dan ketiga cinta ulama dan umat Islam,” tegasnya.

“Seorang yang mengaku Ahlus sunnah wajib hukumnya memiliki tiga karakter. Yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta keluarga Nabi dan Sahabatnya, dan ketiga cinta ulama dan umat Islam,” tegas Habib Rizieq Shibab

Karena itu,  siapa saja yang mengaku Ahlus sunnah, tetapi membenci ulama dan habaib serta membela penista agama, maka dia bukan Ahlussunnah.

Beliau berpesan kepada ribuan jamaah yang hadir untuk bersatu melepaskan segala perbedaan furu’ yang ada agar kekuatan Islam makin kokoh.

“Musuh yang sedang kita hadapi adalah komunisme yang kembali bangkit, liberalisme yang menghancurkan sendi-sendi agama, serta kaum munafiq yang semakin hari semakin memecah belah umat Islam” pesan Habib Rizieq.*/kiriman AKH (Bangil)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahAhlussunnahahlussunnah wal jamaahHabib RizieqHabib Rizieq ShihabKaum Munafikliberalisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TNI Siap Kawal Penyidik KPK, Polisi Janji Ungkap Penyerangan Novel
Tulisan selanjutnya 15 Ribu Warga Hadiri Acara Habib Rizieq di Masjid Ampel, Penolak Tak Muncul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?