Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Di Akhir Zaman, Banyak Ditemui Orang Munafik Memimpin Masyarakat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2018 08:39 8:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2018 08:13
Bagikan
Gus Kholili Hasib
Bagikan

Hidayatullah.com–Munculnya anak – anak yang berani kepada orang tua saat ini banyak kita temui di sekitar kita.  Kondisi tersebut jelas berbeda dengan zaman yang lalu dimana anak – anaklah yang takut pada orang tua mereka masing – masing.

Demikian salah satu materi yang disampaikan, Ketua ASWAJA Cabang Pandaan, Gus Kholili Hasib, di Masjid al Hidayah Kupang Jabon.

Dosen Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah Bangil ini melanjutkan pembahasan mengenai tanda – tanda akhir zaman dengan membacakan kalam Kiai Hasyim ‘Asyari dalam kitabnya Risalah Ahlusunnah.

Pengajian dibuka dengan sebuah hadits yang berkaitan dengan akhir zaman. Tentang  munculnya anak yang suka marah-marah, hujan turun dimusim panas, dan banyak sekali orang yang berperangai buruk, demikian mengutip hadis yang diriwayatkan Imam Thabrani.

Tanda akhir zaman berikutnya,  adalah datangnya hujan di musim kemarau. Fenomena alam ini, tidaklah sama seperti biasanya seperti turunnya hujan ketika musim panas itu membuktikan alam sudah mulai kehilangan keseimbangannya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Baca: Akhir Zaman dan Tipologi Kaum Munafik

Ketiga, menjamurnya orang – orang yang tercela.

“Orang yang berkualitas buruk ini akan semakin banyak jumlahnya mengalahkan orang yang baik. Dan bahkan orang yang terburuk akan diangkat sebagai pemimpin diantara golongan – golongan manusia. Orang yang baik lagi alim akan tidak lagi diperdulikan karena jumlah orang bodoh sudah terlalu banyak,” ujar penulis buku Adab Politik Menurut Imam al-Ghazali ini.

Hadits berikutnya adalah hari kiamat tidak akan terjadi sampai semua kabilah (Suku Bangsa) dipimpin oleh orang munafik, dan pemimpin kaum adalah yang paling hina di antara mereka, dan yang memimpin kabilah adalah orang-orang fasik. (HR. Tirmidzi, Thabrani)

Kelak di akhir zaman, akan banyak ditemui kabilah atau masyarakat atau manusia yang dipimpin oleh orang – orang yang munafik. Orang yang buruk ini ketika naik pangkatnya menjadi seorang pemimpin maka yang akan timbul selanjutnya adalah kerusakan yang parah.

Akibatnya masyarakat juga akan menjadi rusak. Kondisi seperti ini pernah diterangkan oleh Imam al Ghozali bahwa apabila masyarakat telah rusak, itu dikarenakan pemimpinnya rusak, pemimpin rusak karena ulamanya rusak, dan rusaknya ulama karena rusaknya ilmu.

“Jadi inti dari semua kerusakan adalah masalah ilmu.”

Banyak ilmu yang dikorupsi kemudian mengakibatkan rusaknya Negara. Apabila hanya materi yang dikorupsi, maka kerugian yang terjadi akan tampak pada masalah keuangan Negara. Namun apabila sudah ilmu yang telah dikorupsi, maka akibat yang terjadi adalah rusaknya masyarakat yang mengakibatkan rusaknya Negara seperti perkataan Imam al Ghazali.

Tanda lain datangnya akhir zaman juga dijelaskan oleh peneliti Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS) ini bahwa pembohong akan dianggap menjadi orang yang paling jujur. Sebaliknya orang yang benar lagi baik dan sholeh difitnah sebagai orang yang bodoh.

“Dan diantara tanda – tanda hari kiamat lainnya adalah dihiasnya mihrab masjid dengan sangat indah. Sementara manusia – manusianya dibiarkan dalam keadaan rusak,” ujarnya.

Baca: Barisan Mukmin atau Barisan Munafik? 

Menurutnya kiamat tidak akan terjadi sampai ada perlombaan secara besar – besaran untuk menghias masjid dan melupakan kondisi keimanan masyarakatnya.

Zaman salaf terdahulu para ulama hanya fokus untuk membangun hati daripada berlomba untuk membangun masjid. Hari ini masjidnya bertingkat tingkat namun jamaahnya sangat sedikit.

Begitu pula bahanya ketika membangun masjid dengan cara merobohkan bangunan atau pondasi awalnya dengan niatan untuk membangun masjid baru yang megah. Perbuatan demikian ini termasuk salah karena bisa memutus sekian pahala waqaf dari para donator terdahulu. Orang yang demikian ini menurut Kholili, dikhwatirkan menjadi orang yang fasiq.

Demikianlah beberapa kalimat KH Hasyim Asyari tentang hari kiamat.

Di akhir kesempatan Gus Kholili berpesan untuk warga Nahdiyin untuk selalu mengikuti ajaran Kiai Hasyim sebagai pendiri dari organisasi Nahdatul Ulama (NU) karena beliaulah salah satu contoh ulama yang benar.*/kiriman Rizal Abduh

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanASWAJAfitnahkabilahKiai Hasyim ‘AsyariKiamatMemimpinNUorang munafikRisalah Ahlusunnah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gempa Berkali-kali Malam Ini di NTB >5 SR
Tulisan selanjutnya Laporan Terbaru: Militer Myanmar Bunuh 24 Ribu Etnis Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?