Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Misi Haji dan Muassasah Atur Keberangkatan ke Armina

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2013 06:08 6:08 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 4 Oktober 2013 06:08
Bagikan
Saat pelaksanaan wukuf menuju Padang Arafah.
Bagikan

Hidayatullah.com–Misi Haji Indonesia bersama dengan muassasah telah menyepakati  sistem dan mekanisme pergerakan  jamaah haji Indonesia dari pemondokan ke Armina (Arafah – Muzdalifah – Mina).  Pergerakan itu mencakup pemberangkatan jamaah haji dari pemondokan di Makkah ke Arafah, dari Arafah ke Muzdalifah, dari Muzdalifah ke Mina, serta  dari Mina kembali lagi ke pemondokan di Makkah.

Hal ini disampaikan Direktur Pelayanan Haji Sri Ilham Lubis di Makkah usai mengikuti pertemuan antara muassasah dengan 48 ketua maktab yang melayani jamaah haji Indonesia, Kamis (03/10/2013).

“Pertemuan dilakukan guna persiapan pelayanan pemberangkatan jamaah haji dari pemondokan di Makkah ke Arafah, dari Arafah ke Muzdalifah, dari Muzdalifah ke Mina dan dari Mina kembali lagi ke pemondokan di Makkah,” kata Sri Ilham.

Setidaknya ada dua poin kesepakatan yang kemudian disosialisasikan kepada para ketua maktab. Kesepakatan pertama memberlakukan jadwal pemberangkatan jamaah haji dari pemondokan ke Arafah dalam tiga gelombang, yaitu: gelombang I dari jam 08.00 – 12.00; gelombang II dari jam 12.00 – 16.00; dan gelombang III dari  jam 16.00 – 22.00.

“Selama ini jadwal pemberangkatan diserahkan pada kesepakatan  antara maktab dengan perangkat kloter. Sekarang tidak, jadwal didasarkan pada  apa yang sudah disepakati misi haji Indonesia dengan muassasah,” tegas Sri Ilham.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Termasuk dalam kesepakatan ini adalah pengaturan pemberangkatan yang mendahulukan jamaah haji di wilayah pemondokan yang padat lalu lintas (lalin)-nya, seperti Jarwal, Misfalah, dan Ma’abdah.  Menurut Sri Ilham, pada tanggal  8 Dzulhijjah pagi,  jalanan di Makkah relatif masih sepi. Kondisi ini dimanfaatkan untuk memberangkatkan jamaah haji sebanyak-banyaknya.

“Itu yang akan diberangkatkan terlebih dahulu sehingga seluruh jamaah haji diharapkan sudah bisa berada di Arafah sebelum pukul 10 malam,” tutur Sri Ilham.

Sri Ilham menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya, pemberangkatan maktab dilakukan dengan sistem qur’ah. Siapa yang dapat duluan, mereka yang diberangkatkan lebih dahulu tanpa mempertimbangkan lokasi pemondokan jamaah haji itu sendiri.

“Tahun ini kita ingin yang diberangkatkan dulu  adalah jamaah pada wilayah yang memang padat lalu lintasnya seperti Ma’abdah, Rei Zahir, Jarwal, dan Misfalah,  sehingga saat lalu lintas sudah mulai padat, jamaah di wilayah itu sudah berada di Arafah,” ujar Sri Ilham.

Kesepakatan kedua menyangkut pelibatan misi haji Indonesia dalam setiap kegiatan orientasi lapangan. Dijelaskan oleh Sri Ilham, setelah maktab menerima informasi tentang tenda yang akan ditempati jamaah haji Indonesia, para ketua maktab biasanya mengajak ketua-ketua kloter meninjau lapangan (orientasi lapangan) untuk mengetahui di mana lokasi tenda penempatan jamaah haji.

“Dulu, itu dilakukan hanya antar mereka sendiri, ketua maktab dengan ketua kloter,” papar Sri Ilham.

“Sekarang,  kita minta daker senantiasa dilibatkan sehingga kami pun tahu sejak awal bagaimana peta penempatan jamaah haji kita  dan  nantinya bisa dibuat denah tersendiri, sehingga kita bisa tahu persis di mana posisi setiap kloter yang ditempatkan sejak awal,” ,” tambahnya.

Sri Ilham menegaskan bahwa hal ini penting agar setiap ada permasalahan di Maktab, misi haji Indonesia bisa mendeteksi lebih awal karena sudah ada denah penempatan jamaah haji, baik di Arafah maupun di Mina.

“Dua hal pokok ini yang dibahas dalam pertemuan antara misi haji Indonesia, muasasah, dan para ketua maktab. Kami  menyepakati jadwal pemberangkatan jamaah serta pelibatan sektor dan daker  dalam orientasi lapangan, tidak hanya perangkat kloter saja,” tambahnya.

Disinggung mengenai manfaat dari kesepakatan ini, Sri Ilham menjelaskan tentang adanya  kepastian pemberangkatan jamaah haji Indonesia,  kepastian tentang  jumlah bus yang diberikan, serta kepastian setiap masalah di lapangan bisa segera diambil tindakan.

“Ini merupakan hal baru  dan pihak muasasah mensosialisasikan kebijakan baru ini kepada para ketua maktab,” ujar Sri Ilham, dalam laman Kemenag.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jamaah hajimakkahMasjid NabawiMasjidil Haran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Urusan Pangan Dahulu, Kini dan Nanti (I)
Tulisan selanjutnya “Pabrik Bayi” Pasangan Haram Pertama di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?