Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Kemenkes Minta KBIHU Lebih Perhatikan Kesehatan Jamaah Haji

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 26 Juli 2019 15:04 3:04 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 26 Juli 2019 15:04
Bagikan
Jamaah Haji Indonesia wafat di Jeddah, Arab Saudi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta para KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) dapat lebih memperhatikan kondisi kesehatan jamaah haji yang menjadi tanggung jawabnya, terutama yang tergolong lansia dan risti (resiko tinggi).

Hingga Jumat (26/07/2019), jamaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi terus bertambah. Jumlahnya kini mencapai 142.638 orang dari 353 kelompok terbang (kloter). Dengan petugas sebanyak 1.765 orang.

“KBIHU adalah aset dalam penyelenggaraan haji. KBIHU memiliki peran yang strategis dalam memberikan pembinaan kesehatan kepada jamaahnya. Jamaah harus dijaga jangan sampai kelelahan,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr dr Eka Jusup Singka MSc di Jakarta dalam siaran tertulis Kemenkes, Kamis (25/07/2019).

Baca: Berbagai Tantangan Jamaah Haji di Bawah Suhu Ekstrem Menyengat

Menurut Direktur Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dr Ali Setiawan SpB, secara statistik dari data yang dimiliki oleh KKHI Makkah maupun Siskohat Kesehatan, mayoritas jamaah yang sakit maupun meninggal berasal dari jamaah yang tergabung dalam KBIHU.

”Atas dasar ini saya dan seluruh petugas kesehatan di lapangan mengimbau agar KBIHU lebih selektif dan ikut peduli pada kondisi kesehatan para jamaahnya,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Ali juga meminta dukungan kepada seluruh KBIHU agar membantu pemerintah dalam hal melakukan upaya promosi kesehatan untuk mencegah terjadinya dehidrasi dan selalu mengingatkan para jamaahnya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang benar dan lengkap.

Ali pun berharap kelompok bimbingan dapat aktif bekerja sama dan berkomunikasi dengan petugas kesehatan.

“Jangan terlalu memaksakan program ibadah kepada jamaah. Sesuaikan dengan kondisi kesehatannya,” ujarnya mengingatkan.

Baca: Petugas Haji Jalan Kaki 15 Km Per Hari Antar Jamaah Tersasar

Diketahui, jamaah haji reguler Indonesia secara garis besar, menurut penyelenggaraan bimbingan dan pembinaan manasik haji, dibedakan menjadi dua kelompok. Yaitu, jamaah perseorangan atau mandiri dan jamaah KBIHU.

KBIHU pada umumnya telah membuat program terkait penyelenggaraan ibadah haji, mulai bimbingan yang dilakukan di Indonesia maupun program selama di Arab Saudi.

Program ibadah di Tanah Suci seperti pelaksanaan program umrah dengan frekuensi tertentu, ziarah ke beberapa tempat bersejarah, atau shalat lima waktu di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi (arbain) biasanya menjadi agenda rutin yang dirancang pihak KBIHU.

Menurut dr Ali Setiawan, bagi jamaah haji, tawaran program tambahan di luar wajib dan rukun haji menjadi hal yang menarik.

Meski begitu, kegiatan tambahan tersebut menuntut kondisi fisik yang prima dari para jamaah. Padahal faktanya, kata dia, sekitar dua per tiga jamaah haji Indonesia tergolong lansia dan risti, yang mana memiliki sejumlah keterbatasan.

”Pada prinsipnya kita akan memandang secara objektif tentang KBIHU. Ada nilai positif dan ada beberapa kekurangan yang harus dikoreksi,” ujarnya.

Ali mengungkapkan, faktanya kondisi jamaah haji Indonesia sangat heterogen, baik dari sisi usia, karakter maupun kondisi kesehatannya.

Sementara pada kenyataannya di lapangan, para jamaah lebih patuh terhadap seruan KBIHU ketimbang imbauan dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) termasuk di dalamnya petugas kesehatan non-kloter dan kloter (TKHI).

Baca: Musim Haji Telah Tiba, Kiswah Penutup Ka’bah Diangkat

Komposisi jamaah haji Indonesia yang kebanyakan para lansia menjadi tantangan tersendiri. Selain mempunyai penyakit dasar yang umumnya penyakit kronis, mereka juga memiliki tingkat kerentanan terhadap penyakit yang lebih tinggi.

Begitupun dengan risiko terkena dehidrasi dan kelelahan. Tak mengherankan kalau banyak jamaah haji yang karena tak terkontrol dengan ketat, maka disebutkan banyak jamaah haji asal KBIHU yang jatuh sakit. Bahkan sampai dengan level kritis akibat kelelahan, gangguan jantung, dan dehidrasi berat, ditambah munculnya berbagai penyakit yang mendasarinya dapat menimbulkan kematian.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag), Jumat (26/07/2019), pukul 08.10 Waktu Arab Saudi (WAS), jamaah haji Indonesia yang telah wafat kini sebanyak 20 orang. Rata-rata mereka menghembuskan napas terakhir akibat sakit.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:haji 1440H/2019Mjamaah haji Indonesiajamaah haji wafatKBIHUkemenkeskesehatan hajiPPIH
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Viral ‘Trek-trekan’ Motor di Pemakaman, 4 Remaja Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Komunitas Pencinta Al Aqsha Luncurkan Sekolah Jurnalistik Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?