Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Umat Kristen Palestina Ikrar Pertahankan al-Aqsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2003 17:59 5:59 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2003 17:59
Bagikan
Bagikan

Gereja Ortodok Kristen mengutuk keras tindakan Israel yang membolehkan warga Yahudi menjalani ibadah mereka di dalam Masjid al-Aqsa, tanah suci ketiga bagi umat Islam setelah Makkah dan Madinah.

Agen berita Quds Press melaporkan, juru bicara gereja Attallah Hanna, mengatakan rencana Perdana Menteri, Ariel Sharon yang telah membolehkan warga Yahudi untuk memasuki masjid al-Aqsa yang dianggap sebagai tanah wakaf umat Islam setidaknya dikawatirkan akan membangkitkan perasaan marah umat Islam dan Kresten.

“Membuka pintu masjid al-Aqsa kepada penduduk Yahudi ialah perbuatan yang tidak bermoral dan jelas menunjukkan perbuatan diskriminasi kaum Zionis dan usaha mereka me-Yahudikan kota itu.

“Hari ini masjid al-Aqsa, esok mungkin gereja pula menjadi sasaran,” katanya.

Hanna juga menegaskan, penduduk Islam dan Kristen akan bersatu. Hanna memberi perintah untuk menentang habis-habisan semua usaha yang memasuki masjid suci Islam itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyataan Hanna itu dikeluarkan beberapa hari seusai Menteri Dalam Negeri Israel, Tzachi Hanegbi, memberi jaminan penduduk Yahudi akan diperbolehkan melakukan ibadah di dalam masjid al-Aqsa tidak lama lagi.

Jaminan itu menyebabkan penduduk Palestina marah dan mengeluarkan kecaman keras bahwa keputusan itu hanya akan memburukkan keadaan.

Hanna mengatakan, rejim Zionis itu sebenarnya berhasrat menghapuskan semua jejak penduduk Arab Palestina di al-Quds dan kawasan suci serta memusnahkan warisan dan sejarah Palestina.

Menurut Hanna, Gereja Ortodoks di al-Quds akan memulai usaha mengadakan hubungan dengan beberapa lembaga internasional yang prihatin dalam usaha mengutuk dasar terorisme tentera Israel atas kota suci itu dan kawasan sekitarnya.

“Tiada siapapun yang dapat memaksa kami menyerahkannya kepada Amerika. Siapa yang mau menyerahkan hak untuk kembali ke tempat asal bukan rakyat Palestina.

“Hak ini tidak kurang pentingnya dari hak untuk memiliki al-Quds sebagai ibu negeri. Walaupun kami mempunyai dua agama, kami masih satu sebagai rakyat Palestina,” katanya. (um/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Going Postal 2 Perankan Islam Sebagai Penjahat
Tulisan selanjutnya Bom Syahid Meledak di Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?