Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Petugas Imigrasi Australia Lecehkan Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2003 07:56 7:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2003 07:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang ulama imigran asal Mesir, Sheik Taj Aldin Alhilali, 62 tahun, menulis kepada Perdana Menteri Australia, John Howard, berupa pengaduan atas insiden yang dikatakannya sebagai pelecehan terhadap dirinya dengan perlakuan yang bersifat diskriminatif.

Juru bicara Alhilali, Kayser Trad mengatakan, ulama tesebut baru kembali setelah menghadiri konferensi di Selandia baru yang dihadiri oleh para pemuka agama di kawasan tersebut.

Ia telah melewati pemeriksaan oleh petugas imigrasi dan pada saat menunggu kopernya bersama seorang teman ia dibawa oleh seorang petugas yang kemudian menggeledah tasnya secara seksama.

“Mereka melakukan penggeledahan terutama terhadap makalah-makalah yang merupakan materi diskusi konferensi dan ulama Alhilali ditanyai berbagai pertanyaan yang sebenarnya tidak memiliki kaitan dengan tugas pemeriksaan keimigrasian.”

Trad mengatakan :”Hal yang paling aneh adalah Alhilali ditanyai pertanyaan-pertanyaan sekitar konferensi yang telah berlangsung itu antara lain tentang konferensi itu sendiri, siapa-siapa yang menjadi peserta dan apakah akan ada lanjutannya dan siapa yang akan diundang, singkat kata pertanyaan yang tak ada kaitan dengan tugas pemeriksaan keimigrasian.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Apabila ada unsur keamanan menjadi fokus maka seharusnya petugas dari badan intelijen (ASIO) yang melakukannya,” kata Trad lagi.

Trad mengatakan ada perasaan dijadikan korban pelecehan seusai penggeledahan.

“Alhilali tidak berkeberatan diperiksa namun cara dan sikap petugas yang melakukannya dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan telah membuat dirinya merasa menjadi korban pelecehan.”

Trad mengatakan Alhilali tidak mengajukan protes kepada pihak keimigrasian namun ia menulis surat yang ditujukan kepada Perdana Menteri John Howard meminta klarifikasi antara lain apakah petugas tersebut melakukannya sesuai prosedur yang ada.

Namun kepala Dinas Keimigrasian Australia, Chris Ellison mengatakan tindakan pemeriksaan yang dilakukan petugas imigrasi pada saat kedatangan ulama tersebut dilakukan sesuai dengan aturan baku yang ada dan dengan cara yang profesional pula serta tanpa prasangka.

“Kami tidak memberikan perlakuan diskriminatif atas dasar ras, agama ataupun suku, kami melakukannya atas dasar tugas dan kami semua pekerja profesional, ” kata Ellison kepada pers di Sydney.

Ellison mengatakan, Dinas keimigrasian memiliki proses penyampaian keberatan atau protes dan apabila Alhilali ingin mendiskusikan hal tersebut maka ia bersedia bertemu dan membicarakannya.

Kepada beberapa harian Autralia, pengacara Alhilali, Stephen Hopper, tidak keberatan pemanggilan klien nya.

“Mufti mengharapkan adanya kebenaran akan segera datang saat di pengadilan nanti,” ujar Hopper menirukan Alhilali.

Semenjak kasus peledakan bom Bali yang banyak menewaskan warga Australia, pemerintah negara Kanguru ini, terutama petugas intelijen dari ASIO terus memata-matai umat Islam. Beberapa waktu lalu, warga Australia kelahiran Indonesia juga sempat diperlakukan sama dengan cara menggeleda rumah dan apartemen mereka dengan alasan mencari hubungan dengan terorisme. (gtr/ant/smh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uskup Agung Bolehkan Pendeta Homoseksual
Tulisan selanjutnya Dua Tentara AS Hilang di Baghdad Kemungkinan Diculik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis

Berita
8 Juni 2026 17:58
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?