Hidayatullah.com–Sebuah koran Arab melaporkan, Gaddafi kecewa dengan sikap ketiga lelakinya yang lebih suka menghabiskan waktu untuk bermain sepak bola termasuk ikut menghabiskan uang untuk tim bola asal Itali.
Aisha yang pernah mendapat gelar Claudia Schiffer Libya dikatakan mulai menunjukkan tanda-tanda mengikuti jejak langkah sang ayah saat melakukan kunjungan ke Hyde Park di London guna memberi dukungan pada Tentera Republikan Irlandia (IRA) seperti yang kerap dilakukan Gaddafi.
Koran Sunday Times melaporkan, lawatan itu amat memalukan Pejabat Luar Inggris ke negara itu.
Aishah mendukung penentangan yang dilakukan para pejuang dan penduduk Palestina terhadap panjajahan Israel dan slogan yang selalu ucapkannya adalah ‘Ya untuk Intifada, tidak untuk mengalah’.
Aisha juga dilaporkan pernah mengepalai delegasi Libya dalam lawatan pertama ke Baghdad pada Oktober 2000 dalam usaha untuk mencegah sanksi atas Iraq yang dilakukan Persatuab Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1990.Presiden Iraq ketika itu, Saddam Hussein menyambut kedatangannya ketika itu.
Konon, sepak terjang Aisha ini kemudiannya dianggap sebagai bibit kepemimpinan yang menurun dari sang ayah.(st/bh)