Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

NIA: Muslim Patut Dicurigai Sebagai Teroris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2003 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam seminar pengamanan APEC , Wakil Direktur Badan Intelijen Nasional Thailand (NIA) Sirichai Choritana, Jumat lalu, mengimbau masyarakat Bangkok membantu langkah-langkah pengamanan APEC karena lembaganya tidak mungkin mengawasi sendirian kota ini.

Seorang asistennya, Nanthiwat Samart, dalam seminar itu jelas-jelas mengungkapkan muslim sebagai ciri-ciri orang yang patut dicurigai teroris.

Mereka bertingkah seperti turis yang senang memotret, tapi mereka hanya ingin memotret bangunan-bangunan dan jalan saja, katanya di hadapan sekitar 50 pengurus organisasi radio antar-penduduk dari seluruh Thailand yang menjadi peserta seminar.

“Ciri-ciri lainnya, katanya, mereka menggunakan telepon kartu dan bukan telepon apartemen tempat tinggalnya dan tidak banyak menerima tamu, yang kebanyakan berwajah Timur Tengah. Mereka lebih suka tinggal di apartemen-apartemen atau losmen yang berdekatan dengan masjid, karena mereka muslim-muslim yang taat,” kata pejabat NIA tersebut.

Sedangkan Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Jenderal Sant Sarutanond, dalam rapat umum dengan sedikitnya 3.000 pengojek dan supir taksi di lapangan Royal Plaza, pusat kota Bangkok, Minggu lalu, menyerukan hal serupa dan meminta membantu polisi mengawasi siapa penumpang- penumpang mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya menganggap ojek dan taksi sebagai bagian dari kendaraan patroli kami,” kata Jenderal Sarutanond, yang disambut dengan tepuk tangan dan teriakan-teriakan setuju para pengojek dan sopir taksi tersebut.

Penyelenggaraan pertemuan APEC di Bangkok dipusatkan di Pusat Konvensi Ratu Sirikit di kawasan Klongtoey, tempat pertemuan-pertemuan tingkat pejabat tinggi dan tingkat menteri dilaksanakan, selain pula sebagai lokasi media center bagi sedikitnya 3.500 wartawan lokal dan internasional.

Lokasi pertemuan para pemimpin ekonomi akan berlangsung di Government House, jamuan makan malam dan kesenian bertempat di kompleks Auditorium Angkatan Laut Kerajaan Thailand, dan pertemuan para pemimpin ekonomi II sekaligus deklarasi akan berlangsung di Ananta Samakhom Throne Hall.

Diawasi

Kaum muslim Thailand cukup gerah menjelang penyelenggaraan pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) tahun ini, karena dijadikan sasaran pengamatan intelijen bagi pengamanan para pemimpin 21 kepala negara/pemerintahan anggota forum tersebut, termasuk Presiden AS George W. Bush.

Meski pengamanan dikatakan penting, namun pada pengamatan Antara, Selasa (14/10) di sejumlah lokasi tempat pertemuan dan di Bangkok secara umum, belum ada penempatan personil militer secara berlebihan. Para pejabat Thailand lebih memperhatikan keindahan dan kebersihan fisik kota berpenduduk sekitar tujuh juta jiwa ini.

Langkah-langkah pengamanan menyolok juga tidak tampak di sekitar kawasan hotel tempat para menteri dan kepala negara/pemerintahan APEC akan ditempatkan, seperti di Hotel Oriental Bangkok di Jalan Charoen Krung, Bangrah, tempat Presiden Megawati Soekranoputri dan delegasi Indonesia akan menginap.

Pihak Angkatan Udara Thailand, sebagaimana yang telah diumumkan sebelumnya, akan mengirimkan dua pesawat tempur F-16 nya untuk menyongsong dan mengamankan sejumlah pesawat yang membawa para kepala negara dengan terbang di kanan kirinya menjelang mendarat di Bandara Don Muang.

Para pejabat Thailand, termasuk Wakil PM Chavalit Yongchaiyudh, pekan lalu mengungkapkan kekhawatiran mereka sehubungan dengan dugaan penyelundupan enam rudal udara-ke-udara (SAM) dari Kamboja, jenis serupa seperti yang digunakan menyerang dua pesawat Israel di Mombasa, Kenya, tahun lalu.

Kekhawatiran menyangkut serangan dengan rudal ini, menurut sejumlah sumber keamanan Thailand, juga didasarkan kenyataan bahwa Bandara Don Muang di Bangkok terletak di kawasan yang sudah padat penduduk dan banyak bangunan berlantai tinggi, sehingga pelacakan cukup sulit dilakukan.

Meski demikian, dari pengamatan, kehidupan kaum Muslim di sejumlah pusat komunitas Muslim di Bangkok terlihat normal. Masjid-masjid tetap menjalankan kegiatan rutin, dan begitu juga dengan beberapa rumah makan muslim yang tetap ramai beraktivitas untuk melayani para pelanggan yang datang.

Juga, kasus penangkapan tokoh teror asal Indonesia, Hambali, di Ayuthya dua bulan lalu, tampak bukan hal yang sangat luar biasa bagi penduduk Bangkok, seperti diujarkan beberapa warga setempat karena mereka lebih memikirkan soal perekonomian mereka.

Menurut NIA, sasaran-sasaran teror pun dikatakan telah beralih dari sasaran-sasaran keras, yang dijaga ketat, seperti kedubes-kedubes dan bangunan-bangunan pemerintah ke sasaran-sasaran empuk seperti tempat-tempat wisata bahkan rumah sakit.

Belakangan, semangat anti-Islam nampaknya tidak berkembang dari negara-negara Barat saja. Melalui alasan memburu terorisme, negara-negara Asia kini tunduk pada pada hegemoni AS. (Ant/gtr/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 2000 Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal
Tulisan selanjutnya Arroyo Bantah Rekayasa Bunuh Al-Ghozi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?