Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jessica Lynch Ungkap Propaganda AS di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2003 09:10 9:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2003 09:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Prajurit Angkatan Darat AS Jessica Lynch, tawanan perang yang diselamatkan dari rumah sakit dalam Perang Iraq, mengatakan dirinya bukan pahlawan seperti Rambo sebagaimana dipropagandakan militer dan media Amerika selama ini.

Lynch, 20, dalam suatu wawancara dengan Diane Sawyer dari jaringan televisi ABC bahkan menyatakan dirinya tidak pernah melepaskan tembakan saat kelompoknya disergap pasukan Iraq. Wawancara itu merupakan yang pertama dilakukan Lynch dan akan disiarkan ABC Selasa (18/11), bersamaan dengan peluncuran buku biografinya, I am a Soldier, Too: The Jessica Lynch Story. “Senjata saya macet dan saya tidak melepaskan tembakan, tidak satu pun,” katanya.

Konvoi kendaraan Lynch disergap pasukan Iraq di Nassiriyah, Iraq selatan, 23 Maret lalu. Sebelas tentara AS tewas dan sembilan lainnya cedera. Sejumlah tentara lain ditawan, termasuk Lynch.

Lynch masih menderita cedera di bagian tulang belakang dan harus berjalan dengan bantuan kruk karena kaki kirinya lumpuh.

Dalam salinan wawancaranya dengan ABC yang dipublikasikan kemarin, Lynch mengatakan dia terluka dengan cerita bohong yang menyatakan dia telah berjuang sengit melawan penyerang Iraq dalam peristiwa itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Adalah menyakitkan mengetahui ada orang-orang yang membuat cerita bohong. Hanya saya yang dapat mengetahui hal itu karena empat orang lain dalam kendaraan saya tak ada di sini,” ujarnya. Empat rekan satu kendaraan Lynch itu dilaporkan tewas.

Laporan media AS sebelumnya, yang mengutip sejumlah pejabat, menyatakan dia telah berperang dengan sengit sebelum ditangkap dan menderita beberapa luka tembak. Namun, belakangan diketahui luka-luka itu karena mobil Lynch menabrak kendaraan lain dalam konvoi.

Sawyer lalu bertanya apakah dia, sebagaimana dikatakan orang, seperti Rambo? “Tidak, saya bahkan merunduk dan berdoa saat itu,” kata Lynch.

Lynch juga mengaku sangat terganggu oleh film yang disebarkan militer mengenai operasi penyelamatannya dari sebuah rumah sakit di Iraq, yang tampak sangat heroik, pada 1 April lalu. Padahal, akunya, penyelamatan itu dilakukan ‘secara damai’, yakni para dokter dan tim medis memang menyerahkan Lynch kepada pasukan AS yang menjemputnya.

“Jelas itu mengganggu saya. Mereka memanfaatkan saya untuk menyimbolkan semua itu. Ya… itu salah… saya tidak tahu mengapa mereka memfilmkan seperti itu. Nyatanya tidak ada tembakan… tidak ada operasi penyelamatan seperti dalam film itu.” (mi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MQ Luncurkan TV Islam
Tulisan selanjutnya Larangan Hamil Tanpa Suami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?