Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Membantai 54 Warga Iraq, Termasuk Wanita dan Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Desember 2003 10:07 10:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2003 10:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah korban tewas dalam serangan brutal itu mencapai 46 orang di antaranya diakui AS sebagai gerilyawan Iraq. Sumber-sumber di rumah sakit dan warga setempat menyebutkan delapan warga sipil -termasuk seorang wanita dan seorang anak– juga tewas akibat berondongan amunisi tentara AS.

Kepada AFP, tanpa mau menyebutkan namanya, seorang jubir pada Divisi Infanteri Keempat (4ID) yang beroperasi di Samarra membenarkan jumlah total tewas 54 tersebut. .

Belum ada konfirmasi rinci di antara korban itu adalah dua warga Iran yang tewas dalam busnya akibat hantaman amunisi sepulang dari menjalankan ibadah umrah. Namun, kontras dengan statemen militer AS, warga dan sumber rumah sakit di Samarra menyebutkan korban tewas tidak sampai sebanyak 54 itu.

Bertentangan dengan versi AS, versi warga menyatakan sebagian besar korban adalah warga sipil. Bukan penyerang atau gerilyawan Iraq. Karena itu, mereka menilai militer pendudukan AS di Samarra telah berlaku brutal. Jadi, baik warga dan ulama setempat menyerukan secepatnya tentara Paman Sam angkat kaki.

Peristiwa ini merupakan puncak pekan kekerasan terburuk selama tujuh bulan pendudukan AS yang juga menewaskan tujuh intel Spanyol, dua warga Korea, dua Jepang, dua AS dan seorang warga Kolombia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut direktur rumah sakit itu, Abed Tawfiq, korban yang dirawat akibat tembakan dan pecahan granat dari pasukan AS berjumlah lebih dari 60 orang.

Dikatakannya, karena banyaknya orang yang luka-luka akibat tembakan pasukan AS saat bentrok dengan para gerilyawan yang menyerang iring-iringan pasukan AS pada Minggu siang dan malam itu, mereka terpaksa dirawat di lorong rumah sakit.

Kepala kepolisian kota itu, Kolonel Ismail Mahmud Mohammed mengatakan sekitar 20 orang di antaranya terluka saat tengah salat di sebuah masjid. Dikatakannya, para gerilyawan yang menyerang pasukan AS telah mundur ketika pasukan AS membalas tembakan. Mohammed menuduh pasukan AS telah menembak membabi buta dengan semua senjata mereka.

“Ada serangan dan tembak-menembak antara pasukan AS dan gerilyawan selama setengah jam. Gerilyawan mundur, dan pengeboman dimulai dengan menggunakan semua senjata ke segala arah tanpa pandang bulu,” katanya.

Sentimen anti-AS masih kental di Iraq. Usai insiden, massa bergerombol di lokasi kejadian sembari memekikkan slogan-slogan pro-Saddam. Seorang warga melepaskan tembakan ke udara ketika rombongan wartawan ramai tiba di lokasi. (ap/afp/mi/jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPU Kontrak dengan Lima Stasiun TV
Tulisan selanjutnya Bebasnya Abdurahman Khadir Dari Guantanamo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?