Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Cara Saddam Menghabiskan Waktu di Penjara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Juli 2004 07:35 7:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2004 07:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti dilaporkan surat kabar Inggris, Guardian, mantan orang nomor satu Iraq ini menghabiskan waktunya di penjara dengan berkebun, bersyair dan menghabiskan makanan-makanan kecil buatan Amerika, kutip Guardian, Senin, (26/7) kemarin.

Menurut Menteri HAM Iraq, Bakhiar Amin yang mengunjunginya di penjara, kegiatan Saddam itu adalah kegiatan rutin sambil menunggu keputusan pengadilan yang telah menuduhnya melakukan kejahatan perang sebagaimana yang dipaksaan pemerintahan AS.

Yang menarik, diantara puisi Saddam menyangkut Presiden AS, George W Bush yang telah menjadikan negara Iraq porak poranda. “Salah satu syair itu adalah menyangkut George W Bush, tetapi aku tidak punya waktu untuk membacanya,” ujar Bakhtiar menceritakan kepada wartawan.

Menurut Bakthiar, seperti halnya para tahanan lain, rutinitas Saddam dimulai dengan sarapan pagi. Untuknya disediakan 1.300 kalori. Ia juga mendapatkan makanan panas dua kali dalam suatu hari, yang terdiri dari beras atau kentang dan brokoli dilengkapi dengan protein seperti ikan, daging sapi atau ayam.

Untuk makanan pembasuh, pihak tahanan menyediakan Saddam jeruk, buah apel atau per, tetapi mantan Presiden Iraq ini juga minta disediakan makanan kecil buatan Amerika Serikat (AS) kegemarannya. seperti muffin and cookies.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bakhtiar juga bercerita, untuk menghabiskan waktu, Saddam juga melakukan cocok taman dan berkebun di dekat sel nya. “Ia sedang memelihara beberapa pohon dan semak belukar yang ditempatkan di suatu lingkaran dari batu putih di sekitar pohon kecil,” ujarnya.

Bakhtiar adalah seorang keturunan suku Kurdi dari kota Kirkuk sebelah utara. Bakhtiar merupakan anggota pemerintahan sementara pertama yang telah mengunjungi Saddam.

Semenjak AS menangkap Saddam, mantan Presiden Iraq itu telah ditempatkan di sebuah sel dengan dinding kedap udara 3 X 4 meter dan terpisah dari narapidana lainnya. Menurut Bakhtiar, kondisi kesehatan Saddam hingga kini tetap baik, meski, mantan orang nomor satu di negeri 1001 malam itu dikabarkan telah diperiksa akibat tekanan darah tinggi dan infeksi radang prostat kronis yang telah lama dideritanya.

Saddam kini sedang menghadapi tuntutan pemerintah baru di bawah kendali AS dengan tuduhan kejahatan melawan terhadap kemanusiaan, meski beberapa saat yang lalu, Saddam sempat membantah bila pengadalian terhadap dirinya hanyalah pengadilan sandiwara pemerintahan Bush. (gd/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi: Meledakkan Al-Aqsa adalah Ibadah
Tulisan selanjutnya Thailand akan Menutup Pondok Pesantren

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?