Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jemaat Terus Berkurang Gereja Katolik Roma St. Frances X Cabrini Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2016 10:57 10:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2016 10:56
Bagikan
Kebaktian terakhir di Gereja St. Farnces X Cabrini, sebelum ditutup karena jemaat terus berkurang.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para jemaat di Massachusetts akhirnya mengakui kekalahan dalam memperjuangkan agar sebuah gereja yang terletak di lingkungan mereka tetap dibuka.

Dilansir BBC Senin (30/5/2016), bulan ini Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak permohonan kasasi mereka agar membatalkan keputusan Keuskupan Agung Katolik Roma di Boston yang menutup Gereja St. Frances X Cabrini di Scituate.

Dalam kebaktian terakhir hari Ahad (29/5/2016), sekitar 100 jemaat menutup aksi protes selama 11 tahun menentang penutupan gereja itu dengan linangan air mata. Para jemaat yang tersisa saling berpelukan dan menangis.

Keuskupan Boston memutuskan untuk menutup gereja itu dari 75 paroki lainnya, karena jumlah jemaat menurun, berkurangnya rohaniwan dan menurunnya jumlah bangunan yang dimiliki gereja. (Paroki adalah pembagian teritorial menurut aturan gereja. Setiap paroki biasanya memiliki satu gereja –berikut rohaniwan yang diperlukan– atau lebih jika jumlah jemaat di kawasan setempat banyak. Setiap aliran Kristen memiliki sistem paroki sendiri).

Sejumlah gereja juga sudah ditandai akan ditutup dan diprotes oleh jemaatnya Namun, jemaat Gereja St. Frances X Cabrini terus menduduki gereja itu guna mempertahankannya hingga saat-saat terakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara jemaat melakukan aksi protes dengan menduduki gereja, mereka juga berusaha menempuh jalur hukum agar penutupan Gereja St. Frances X Cabrini itu dibatalkan, baik melalui pengadilan sipil maupun dengan mengadu ke Vatikan. Namun, semua upaya itu gagal.

Seorang hakim di Superior Court memutuskan bahwa sebagai pemilik sah bangunan pihak keuskupan secara legal berwenang untuk mengusir para jemaat dari gedung gereja yang akan ditutup itu. Keputusan tersebut didukung oleh hakim di Massachusetts Appeals Court. Terakhir, US Supreme Court (Mahkamah Agung AS) menolak permohonan kasasi para jemaat gereja, sehingga keputusan pengadilan sebelumnya dianggap sah.

Seorang juru bicara keuskupan mengatakan dia berharap para jemaat dapat mengunjungi sebuah gereja lain yang ada di distrik tempat tinggal mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konvergensi Informasi dan Kebangkitan Media (Cetak) Islam [2]
Tulisan selanjutnya Sayyid Ustman: Jejak Kontroversial Mufti Betawi [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?