Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kedubes AS Luncurkan Buku Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2005 05:08
Bagikan
Bagikan

Kamis, 25 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Kedutaan Besar (Kedubes) AS meluncurkan dua buku tentang Islam. Masing-masing buku itu berjudul, "Islam di Amerika dan Amerika Baru Yang Religius." Selain meluncurkan buku bertema Islam, Kedubes AS juga mengadakan seminar dengan tema "Eksistensi Baru Agama Dalam Masyarakat Majemuk" bertempat di auditorium Adhiyana, Wisma Antara.

Pembicara yang hadir dalam acara itu adalah Diana Eck (penulis buku Amerika Baru Yang Religius), Prof. Dr. Azyumardi Azra (Rektor UIN Jakarta), Mohammad Sobary (mantan Pimred Antara).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam diskusi itu disebutkan,bahwa ada perkembangan dramatis dalam 40 tahun terakhir perkembangan agama di Amerika, utamanya menyangkut Islam. Menurut Diana, di Amerika, saat ini telah ada 1.400 masjid dan pusat Islam. Tidak seperti yang sering dibayangkan orang bila Amerika itu identik dengan Kristen.

Anti-AS

Peluncuran buku tentang Islam ini bukan tidak mungkin sebagai kampanye simpati AS terhadap Islam.

Bagaimanapun, baru-baru ini, sebuah sumber dari media Amerika sendiri, Voice of Amerika (VOA), 11 Juli 2005 menulis bahwa sikap anti-Amerika di seluruh dunia sangat tinggi, terutama di Negara kaum Muslim.

Sebuah angket yang disebar dan melibatkan 24 ribu responden di 23 negara, 22 negara menganggap Eropa memiliki pengaruh positif terhadap dunia; 14 negara menganggap Cina berpengaruh positif terhadap dunia.

Rusia dan Amerika menduduki urutan paling bawah, dengan hanya enam negara yang menganggap keduanya berpengaruh positif terhadap dunia. Filipina dan Korea Selatan mendukung usaha-usaha Amerika. India memberikan nilai tertinggi kepada Amerika.

Angket kedua menyangkut 17 ribu responden di 16 negara. Angket ini mendapati, nilai Amerika naik sedikit pada tahun 2004, tetapi Amerika tetap tidak disukai di negara-negara yang diangket.

Pada tahun 2000, 75 persen responden di Indonesia menyukai Amerika. Setelah perang Iraq mulai pada tahun 2003, hanya 15 persen responden memiliki pendapat positif mengenai Amerika. Angka ini naik menjadi 38 persen setelah Amerika melakukan usaha bantuan tsunami di Aceh.

Sebuah jaringan televisi beberapa hari yang lalu mengemukakan, dukungan untuk Amerika berkurang sejak invasi ke Irak, terutama setelah terungkapnya kasus penyiksaan di penjara Abu Ghraib dan penodaan kitab suci al-Quran di Guantanamo. (bi/voa/hid)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezim Militer Baru Mauritania Bebaskan 20 Aktivis Islam
Tulisan selanjutnya FPI Berniat Tuntut PGI dan Gus Dur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?