Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perdetik, Amerika Habiskan 4,5 Milyar di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2007 01:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah AS setiap harinya merogoh koceknya dan mengeluarkan biaya sebesar 720 juta USD untuk keperluan pendudukan di Iraq. Menurut laporan tim riset yang bernama Komite Layanan Sahabat AS, dana ini dianggarkan untuk kepentingan militer AS di Iraq dan kepentingan nonmiliter negara ini dalam jangka panjang, termasuk peluang ekonomi yang hilang karena sentimen anti AS yang kian meluas.

Michael Makonil, direktur organisasi untuk wilayah Great Lakes (yang berada di antara Kanada dan Amerika) ini mengatakan, “Sesungguhnya negara kita telah mengeluarkan 500 ribu dolar (kurang lebih 4,5 milyar) per detik, sebagai ganti pembiayaan terhadap pendidikan anak usia dini, kesehatan dan program-program kesejahteraan yang terus berkesinambungan.

Makonil juga menyatakan bahwa data terkini dari sensus penduduk menyebutkan bahwa jumlah orang miskin telah mencapai 36,5 juta jiwa dan sepertiganya adalah anak-anak

Berdasarkan kalkulasi yang dihitung oleh tim riset ini, dana sebesar ini dapat memenuhi kebutuhan permukiman untuk 6.500 orang atau melakukan pelayanan penyembuhan untuk 423 ribu anak.

Organisasi kemanusiaan Amerika mengatakan bahwa besarnya pengeluaran Amerika untuk perang Iraq telah menyebabkan “macetnya” program-program yang menyangkut kepentingan publik di Amerika. Inilah yang melatarbelakangi mereka untuk menyeru kepada penmengalihan anggaran perang untuk mengidupi program-program dalam negeri, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Organisasi yang bernama American Friends Service Committee (Quickers) yang bergerak dalam penyejahteraan dan keadilan publik ini menyeru agar pihak kongres mengalihkan anggaran perang untuk anggaran kesejahteraan publik.

Kemarin, Televisi Euro News bersandarkan pada keterangan sumber-sumber pemerintahan AS menyebutkan, dana yang dikeluarkan oleh pemerintah AS untuk penempatan tentara di Afghanistan dan Iraq, hingga kini, sudah mencapai 500 milyar USD. Dana yang disampaikan televisi ini adalah separoh dari hasil kalkulasi Komite Layanan Sahabat AS.

Menurut laporan media-media massa swasta AS, politik perang Washington membuat warga negara ini terpaksa menutupi defisit dana tahunan militer AS yang terus melambung. Di tengah kondisi semacam ini, Presiden Bush kembali mengajukan dana 46 milyar USD yang dialokasikan untuk keperluan perang di Iraq dan Afghanistan. [irb/mujtamak/thoriq/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua PP Muhamadiyah Temui Paus Benediktus
Tulisan selanjutnya Dan Pendeta Yahudi itupun Bersyahadat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?