Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketegangan Antara Islam dan Barat Lebih Bersifat Politis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2008 06:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ditengah hubungan dunia Islam dan Barat yang fluktuatif, Malaysia menggelar Konferensi Internasional Islam-Barat III (al-Mu’tamar al-Duwali al-Tsalits Hawla al-’Alam al-Islami wa al-Gharb), Senin (9/6) kemarin, sebagai upaya perbaikan pola pandang dan hubungan antara keduanya.

Konferensi dengan tema ”Menjembatani Potensi Dua Dunia; Islam dan Barat” tersebut diprakarsai oleh Kementrian Luar Negeri Malaysia, bekerja sama dengan Cordova Initiative (Mubadarah Qurthubah) yang berpusat di Amerika Serikat. Konferensi tersebut dihadiri oleh sejumlah cendikiawan dari negara-negara Muslim dan Barat, dan dibuka oleh PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi.

Dalam sambutannya, PM Badawi mengatakan bawa ketegangan antara Barat dan Islam yang terjadi selama ini lebih disebabkan karena faktor-faktor politis, utamanya kesalahpahaman persepsi dalam menilai antar keduanya.

”Ketegangan antara Islam dan Barat lebih disebabkan karena faktor geo-politik. Ketegangan itu menjadi lebih buruk sebab dibumbui oleh ”mitos-mitos” dan pemahaman yang salah atas agama,” demikian kata Badawi, seperti dikutip harian terkemuka Timur Tengah, al-Sharq al-Awshath (10/6).

Badawi juga menambahkan, bahwa agama sama sekali bukan penyebab utama ketegangan Islam dan Barat. Agama sejatinya menjadi jembatan dialog antar peradaban antar keduanya, terlebih lagi bagi tiga Agama Samawi: Yahudi, Kristen, dan Islam. Ketiga agama ini mempunyai keistimewaan dibandingkan dengan agama-agama lainnya. Sebab, hemat Badawi, ketiganya adalah ”anak turun” Nabi Ibrahim, sama-sama ”lahir” di Timur Tengah, dan mempunyai tradisi yang sambung menyambung dan silih melengkapi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baik Yahudi, Kristen, dan Islam sama-sama mewarisi nilai-nilai lurur dan agung dari para Nabi sebelumnya. Dengan keluhuran nilai tersebut, seharusnya ketiga Agama Samawi itu bisa bekerjasama untuk menciptakan kehidupan manusia yang lebih baik.

Sekjen OKI asal Turki, Ekmeleddin Ehsan Oglu, dalam kesempatan tersebut juga menafikan adanya ketegangan antar agama. Oknum-oknum yang muncul dari kelompok pinggiran ketiga agama itulah yang sejatinya menjadi penyebab adanya ketegangan tersebut. Harus bisa dibedakan, antara Kristen dengan Barat, sepertihalnya Yahudi dengan Zionis, dan Islam dengan Arab.

Oglu juga mengkritik sikap Barat yang selama ini selalu bersikap timpang dan ”memandang dengan sebelah mata” atas problematika negara-negara Muslim, dan menilainya sebagai faktor yang turut menambah ketegangan antara Islam dan Barat. Oglu mencontohkan sikap Barat terkait krisis Palestina, Irak, dan Afganistan.

Sementara itu, Pangeran Faishal al-Turki dari Saudi Arabia, menekankan pentingnya sikap dewasa, saling menghormati, dan fair yang harus lebih dikemukakan oleh kedua belah pihak. Sebab, tanpa sikap-sikap tersebut, hubungan antara keduanya mustahil akan berjalan menuju perbaikan.

Masih banyak problem-problem kemanusiaan, seperti kelaparan, kemiskinan, kebodohan, ketimpangan sosial, dan lain sebagainya yang mendesak untuk segera diatasi. Pada titik tersebut, Konferensi Kuala Lumpur kali ini menekankan kerjasama Islam dan Barat, untuk menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan tersebut.

Dari pihak Barat, hadir dalam Konferensi anara lain utusan dari Perancis, Australia, Inggris, dan Spanyol. [asharqalawsat/atj/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Padang Serbu Rumah Maksiat
Tulisan selanjutnya Iran “Menanti” Serangan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?