Hidayatullah.com–Monseigneur Wallace Harris, nama pria itu, menyangkal tuduhan bahwa ia telah melakukan kekerasan seksual 20 tahun yang lalu kepada seorang anak dibawah umur, demikian dikatakan Uskup Agung New York dalam pernyataannya.
Kasus tersebut telah diajukan ke kantor kejaksaan distrik Manhattan, yang pada Senin lalu disebutkan bahwa masa kadaluarsanya telah berakhir.
Jika tidak ada hal-hal baru, kami akan menginvestigasinya, kata juru bicara Alicia Maxey-Greene.
Dakwaan bagi Mgr.Harris (61 tahun) diumumkan pada saat misa hari Minggu di Gereja Santo Charles Borromeo, Harlem, dimana ia telah menjadi pastor disana sejak tahun 1989.
Pihak keuskupan mengatakan bahwa Mgr.Harris tidak diijinkan menjalankan hak dan kewajibannya sebagai pastor sambil menanti hasil investigasi Advisory Review Board.
Mgr.Harris memimpin doa pada acara pelantikan Gubernur New York yang baru bulan Maret lalu. Ia juga adalah koordinator penyelenggara acara kunjungan Paus bulan April 2008 di Amerika Serikat serta turut mempersembahkan misa di stadion Yankee.
Pihak kantor gubernur New York menolak memberikan komentar mengenai hal ini. Sedangkan pesan yang ditujukan bagi Mgr.Harris di kediamannya di Harlem tidak segera mendapat jawaban. [mrf/ap/hidayatullah.com] Foto: Pastor Wallace Harris/nydailynews.com