Hidayatullah.com–Pucuk pimpinan tertinggi lembaga Al-Azhar Mesir, Grand Syeikh Muhammad Sayyid Thanthawi menghimbau agar bulan suci Ramadhan tidak dicampuri oleh urusan-urusan dan kepentingan politik.
“Jangan sampai bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan ini diperkeruh oleh urusan-urusan dan kepentingan politik pragmatis,” demikian ungkap Syeikh Al-Azhar sebagaimana dilansir oleh situs berita Islamonline (25/8).
Himbauan Syeikh Al-Azhar itu disampaikan di hadapan 2165 ulama Al-Azhar yang siap diterjunkan ke pelbagai negara terkait program Al-Azhar untuk menghidupkan bulan suci Ramadhan (Ihya Syahr Ramadhan).
Terkait program tahunan ini, Syeikh Abdul Majid Athrash, kepala urusan dakwah Islam pada Dewan Penelitian Islam (Majma’ al-Buhuts al-Islamiyyah) Al-Azhar menyatakan, untuk tahun ini, pihaknya telah menyiapkan puluhan da’i untuk disebar ke beberapa negara berpenduduk minoritas Muslim.
“Kami telah menyiapkan puluhan Ulama untuk diterjunkan ke beberapa negara berpenduduk minoritas Muslim, baik di Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa, Australia, hingga Afrika Utara.” [iol/atj/hidayatullah.com]