Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skotlandia Coba Gunakan Sistem Keuangan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2009 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Skotlandia sedang memikirkan skema inovaif dengan menggunakan instrumen investasi sesuai syariah guna mengatasi masalah perumahan di negara itu, seiring dengan resesi ekonomi sekarang ini.

“Dengan senang hati saya akan duduk dan berbicara dengan mereka mengenai ide-idenya,” kata Menteri Perumahan Alex Neil kepada harian Times Ahad 12 Juli.

Para pejabat dari Islamic Finance Council (IFC), sebuah badan yang berkantor di Skotlandia yang berkecimpung dalam masalah keuangan Islam di seluruh dunia, akan berdiskusi dengan Neil mengenai bagaimana keuangan Islam bisa digunakan untuk menjembatani celah pendanaan bagi perumahan rakyat di negara-negara Eropa.

Di bawah rencana IFC, keuangan syariah dapat mendanai kepemilikan bersama atas rumah-rumah baru dengan sokongan dari pemerintah.

Namun, tidak seperti kredit rumah konvensional, pemilik rumah akan dilindungi dari kerugian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jika pihak pemilik mempunyai andil 10% dari sebuah properti senilai £200.000, yang kemudian jatuh nilainya menjadi £150.000, dan ingin menjualnya, maka pihak pemberi kredit yang memiliki andil 90% tidak akan mendapatkan dananya senilai £180.000 yang telah ditanamnya di awal.

Mereka akan mendapatkan 90% dari nilai jual, yaitu senilai £135.000. Dan pemilik rumah terhindar dari kewajiban untuk menutupi kerugian sebesar £45.000.

Bagi lembaga keuangan Islam, ketika harga-harga properti naik, mereka bisa mendapatkan bagian yang lebih banyak jika rumah itu dijual. Tidak hanya 90% dari nilai akhir, tapi juga bonus tambahan dari pendapatan lainnya.

Kesepakatan pembiayaan syariah juga menyerupai perjanjian sewa-beli, kredit, kesepakatan pembelian, dan penjualan bersama atau kerjasama.

Penanam modal berhak mengetahui, bagaimana dana mereka dipergunakan, dan bidang usahanya diawasi oleh badan pengawas yang berdedikasi dan oleh pihak regulator nasional yang berwenang.

Islam melarang riba, menerima, atau membayar bunga atas pinjaman.

Transaksi yang dilakukan oleh bank Islam harus didukung oleh aset-aset yang nyata –bukan aset daur ulang yang tidak jelas, seperti subprime mortgage.

Pejabat IFC yakin skema yang ditawarkan akan menjadi jawaban atas masalah perumahan di Skotlandia, dan juga membawa pada peningkatan ketersediaan rumah dengan harga terjangkau.

Omar Shaikh dari IFC mengatakan kepada The Times bahwa adanya pembebasan dari beban kerugian kepemilikan, merupakan kabar baik bagi masyarakat kelas menengah yang tidak mampu menanggung kerugian yang ada.

Kerjasama dalam pembiayaan syariah juga akan menghemat anggaran pemerintah Skotlandia hingga jutaan Pound, ketika anggarannya dibawah tekanan yang tak terduga akibat resesi.

Shaikh meyakinkan bahwa produk pembiayaan Islami mampu menyediakan kesempatan investasi yang luas yang menarik bagi para investor.

 “Dan juga akan menjadi produk yang sangat menarik pada situasi seperti sekarang ini bagi semua orang, dari agama apapun atau pun orang yang tak beragama.”

Ia menegaskan bahwa industri keuangan Islami, secara global, sekarang ini sangat enerjik karena belakangan ini berkembang pesat. “Sangat menggairahkan,” katanya.

Keuangan Islami adalah salah satu sektor yang paling berkembang pesat di industri keuangan global.

Sejak dimulai sekitar 30 tahun lalu, industri perbankan Islam telah menunjukkan perkembangan yang berarti dan menarik perhatian para investor dan bankir di seluruh dunia.

Lembaga keuangan internasional seperti Citigroup, HSBC dan Deutsche Bank juga terjun di bisnis perbankan Islam.

Sekarang ini ada hampir 300 bank dan lembaga keuangan Islam di seluruh dunia yang asetnya diperkirakan berkembang hingga $1 trilyun di tahun 2013. [di/iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Abdullah Meresmikan Mega Proyek di Madinah
Tulisan selanjutnya Ahmadinejad Tuntut Jerman Diseret ke Dewan Keamanan PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?