Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tel Aviv bukan Lagi Surga Kaum Homo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Agustus 2009 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang laki-laki bersenjata, Sabtu malam (1/8), membunuh dua orang–seorang pemuda dan seorang pemudi–dan sedikitnya melukai 10 orang lainnya, sebelum akhirnya ia melarikan diri.

Petugas penyelamat mengatakan, 6 di antara korban terluka parah. Kebanyakan korban adalah kaum gay remaja, yang sedang mengadakan pertemuan di sebuah tempat berkumpul bagi lesbian dan gay di Jalan Nachami kota Tel Aviv.

Para saksi mengatakan, pria bersenjata itu menembakkan pistolnya ke segala arah.

Televisi Israel Channel 10 melaporkan, kejadian itu berlangsung di “Cafe Noir”, sebuah tempat nongkrong populer komunitas gay di pusat kota Tel Aviv. Seorang pria berpakaian hitam memasuki klub dan mulai menembak ke sembarang arah. Stasiun TV itu menggambarkan peristiwa tersebut sebagai “mandi darah.”

Micky Rosenfeld, seorang juru bicara polisi, mengatakan bahwa polisi sedang menyisir sekitar  tempat kejadian untuk mencari pelaku yang melarikan diri. Polisi juga memerintahkan penutupan sementara seluruh klub gay yang ada di kota itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah kejadian, Yaniv Weizman, Ketua Asosiasi Pemuda Gay, Lesbian, Biseksual, dan Transgender Israel, mengatakan kepada BBC, “Sangat mengejutkan bagi Tel Aviv, salah satu kota yang paling liberal dan bebas. Kami masih belum tahu siapa di belakang serangan ini, tapi pastinya ia seorang yang tahu tempat ini–karena tempat ini bukan tempat yang bisa Anda lihat dari luar. Ia sangat tahu tempatnya, masuk, lalu menembak orang-orang di sana.”

“Ini sangat, sangat mengejutkan bagi komunitas gay, dan kota Tel Aviv. Tel Aviv seharusnya merupakan kota yang sangat aman. Kami sangat marah. Dan jika kami tahu ada gerakan keagamaan di belakang aksi ini, kami akan hukum mereka yang mendalangi. Komunitas gay di sini sangat kuat. Akan ada reaksi dari komunitas gay, dan orang-orang di pemerintahan menjadi pihak pertama yang akan memberikan jawaban kepada kami.”

“Kami punya pusat bagi orang-orang yang ingin berkumpul dengan “sesamanya” dan mencari teman di perkumpulan. Mereka datang ke sana setiap hari. Di sana banyak orang yang mendukung mereka. Sayangnya Sabtu malam itu banyak remaja yang datang, dan saya tidak kenal kebanyakan dari mereka yang duduk di sana dengan seseorang yang  membantu mereka. Dan tiba-tiba seorang pria dengan memakai helm datang,  lalu menembaki mereka tanpa alasan.”

Yaron Arad, seorang karyawan yang bekerja di hotel dekat tempat kejadian, mengatakan bahwa komunitas gay adalah bagian dari kota itu.

“Kami tahu Tel Aviv sangat marak dengan komunitas gay, yang banyak melakukan  kegiatan di mana-mana,” katanya kepada BBC.

“Yerusalem tidak begitu  menerima komunitas gay, tapi di sini di Tel Aviv sangat berbeda. Sangat berbeda sekali. Di  sini ada banyak pesta, banyak orang gay yang bersenang-senang. Oleh karena itu, apa yang terjadi malam itu sangat mengejutkan.”

Nitzan Horowitz, anggota parlemen–satu-satunya yang mengaku gay secara terbuka–mengutuk penembakan itu sebagai “kejahatan karena kebencian”. Ia menyebutnya sebagai “tanpa diragukan serangan terbesar yang pernah terjadi atas komunitas gay.” Katanya, “kami semua terkejut.”

Tak lama setelah  kejadian, ratusan orang Israel berkumpul memprotes penembakan itu, dan mereka menyalakan lilin di tempat kejadian peristiwa.

Kota pinggir pantai Tel Aviv sangat marak dengan pemandangan kaum gay. Tapi, homoseksual terbuka kurang bisa diterima di wilayah-wilayah Israel yang konservatif.

Di masa lampau Tel Aviv pernah menjadi sasaran pejuang Palestina, tapi kejadian Sabtu malam lalu itu tidak menunjukkan adanya motif politik.

Micky Rosenfeld, juru bicara polisi, menggambarkan kejadian itu sebagai “lebih pada kriminalitas daripada nasionalistik.”

Parade gay tahunan di Yerusalem sering berubah menjadi kekerasan dengan adanya protes dari kaum Yahudi Ultra-Ortodoks. [di/aj,bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Microsoft Akan Siarkan Acara TV Online Gratis
Tulisan selanjutnya Depag: Biaya Pengurusan Paspor Hijau Jamaah Haji Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?