Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Warga Indonesia Minta Dideportasi dari Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 September 2009 14:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan orang Indonesia yang izin tinggalnya di Arab Saudi kadaluarsa, berkumpul di depan Konsulat Indonesia di Distrik Al-Rehab, Ahad lalu. Mereka meminta bantuan para petugas agar bisa dideportasi. Demikian Saudi Gazette melaporkan (7/9).

Mereka yang kebanyakan pembantu rumah tangga, mendatangi Konsulat Indonesia setelah tinggal di bawah jembatan, menunggu petugas dari Departemen Paspor menjemput mereka untuk dideportasi.

“Kami memutuskan untuk mendatangi Konsulat kami, setelah menunggu selama kira-kira 3 bulan di bawah jembatan Al-Kandarah,” kata Muhammad, salah seorang yang berkerumun kepada SG.

“Kami telah mengutus 4 orang perwakilan ke dalam Konsulat untuk mencari solusi,” katanya menambahkan.

Sabtu malam itu bukanlah pertama kali mereka menginap di depan kantor Konsulat. Mereka yang kebanyakan pembantu rumah tangga, sopir, dan buruh, datang bergantian secara berkelompok untuk menarik perhatian pejabat di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Unjuk rasa itu sengaja dilakukan untuk menarik perhatian pihak Konsulat sehingga mereka bisa segera dideportasi,” kata Abdullah Umar, seorang pria paruh baya warga Indonesia, kepada Arab News awal bulan ini.

Abdullah menceritakan, segera setelah tersiar kabar ada unjuk rasa, mereka ditahan. Maka yang lainnya akan menyusul berkumpul di depan Konsulat meminta ditahan juga agar bisa dideportasi.

Mereka yang kadaluarsa izin tinggalnya itu, kebanyakan datang ke Saudi menggunakan visa umrah. Mereka kemudian mencari pekerjaan-pekerjaan sederhana, seperti pembantu rumah tangga dan sopir. Setelah mendapatkan uang yang cukup, mereka berkumpul di bawah jembatan Al-Kandarah menunggu dijemput petugas Departemen Paspor untuk dideportasi, sehingga mereka tidak perlu membeli tiket pulang.

Akhir bulan Agustus lalu, sekitar 1.000 orang berkumpul di depan kantor Konsulat. Mereka membuat kerusuhan, sehingga ditahan dan diproses untuk deportasi. 360 orang di antaranya wanita.

“Kelompok yang membuat rusuh ini, merupakan terbesar selama beberapa tahun belakang,” kata Didi Wahyudi, Kepala Hubungan Konsular kepada Arab News (2/9).

Ditanya ada berapa jumlah orang Indonesia di Saudi yang izin tinggalnya kadaluarsa, Wahyudi mengatakan, “Sulit untuk menyebutkan jumlahnya. Kami tahu jumlah mereka jika datang kepada kami, atau kami yang mendatangi mereka. Kami secara periodik mengunjungi tempat-tempat penahanan di Makkah, Madinah, Jeddah, dan Yanbu, dan coba menolong mereka semampu kami. Sangat sedikit yang dengan sukarela melapor kepada kami,” kata Wahyudi.

Menteri Dalam Negeri Pangeran Naif mengatakan kepada Kamar Dagang dan Industri Jeddah pada akhir Agustus lalu, ada 11.000 orang asing saat ini ditahan di penjara-penjara Saudi.

Pejabat Konsulat Indonesia mengatakan kepada SG bahwa pihaknya tidak bisa berbuat apapun menangani para pendatang yang izin tinggalnya sudah habis itu.

“Mereka itu pelanggar iqama (ijin tinggal dan bekerja–seperti green card), dan hanya pihak Departemen Paspor dan pemerintah saja yang bisa menangani mereka. Pihak konsulat hanya bisa menjadi mediator bagi kedua pihak,” [di/sg/an/hidayatullah.com] 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Obama Peringatkan Remaja dalam Penggunaan Facebook
Tulisan selanjutnya Patrialis: Banyak Produk UU Bermasalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?