Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kang Jalal Pidato di Depan Presiden Ahmadinejad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2010 17:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi), sebuah organisasi Syiah di Indonesia, Dr.  Jalaludin Rakhmat memaparkan wacana buku elektronik yang biasa disebut dengan e-book, di Konferensi Penerbit Dunia Islam yang dihadiri Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

Tokoh Syiah Indonesia yang akrab dipanggil Kang Jalal ini mengatakan, “Hari ini, kita menghadapi tantangan baru di dunia penerbitan. Kini ada 3 juta judul buku baru yang siap untuk didownload,” katanya.

Menurut Jalal,  e-book bisa jadi menjadi ancaman bagi penerbit konvensional. Meski demikian, dalam pidatonya yang disampaikan di depan Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Kang Jalal mengatakan, “Para penerbit tidak perlu khawatir akan maraknya e-book. E-Book tidak akan mampu menggeser buku konvensional,” katanya.

Kang Jalal menyatakan, e-book memang mudah diakses dalam waktu singkat dan dari jarak jauh. Akan tetapi revolusi e-book mempunyai banyak kekurangan sehingga tidak dapat menggeser fungsi buku konvensional.

Kepada wartawan IRIB (RRI-nya Iran) yang khusus mewawancarainya di Hotel Esteghlal, Teheran, menjelaskan, “Ada beberapa alasan e-book tidak dapat menggantikan buku konvensional. Dari sisi ekonomi, e-book tidak menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Untuk menggunakan e-book dibutuhkan perangkat perantara yang harganya relatif mahal. Orang-orang desa tidak akan menggunakan e-book sebagai sarana untuk mencari informasi.

Selain itu, e-book hanya menguntungkan para kapitalis yang bermodal besar. Investasi untuk e-book membutuhkan dana yang cukup besar. Kondisi ini tentunya tidak sama dengan penerbit-penerbit buku konvensional yang cukup bermodalkan dana yang minim.

“Adapun dari sisi pendidikan, e-book membutuhkan keterampilan berkomputer. Dari sisi sosial, e-book tidak mampu menggantikan pengalaman sosial-psikologis saat bercengkrama dengan buku cetak.

Sementara buku konvensiobal mudah dikemas menjadi hadiah yang kemudian diikat dengan pita. Aspek ini tidak bisa ditemukan di e-book. Selain itu, buku konvensional menuntut pembaca menyelami lembaran-lembaran dengan seksama dan ikatan emosi.

Uniknya, pengalaman semacam itu tidak bisa dinikmati para pengakses e-book, sehingga terkadang memaksa mereka untuk men-print teks yang tertuang dalam e-book,” ujar Kang Jalal menjelaskan.

Dalam konferensi ini, Kang Jalal menyimpulkan bahwa penerbit buku konvensional tidak akan kehilangan fungsinya di tengah maraknya e-book. Apalagi untuk dunia Islam, e-book masih dianggap tidak relevan.

Setelah Kang Jalal berpidato, Ahmadinejad menyampaikan pidatonya dan menyinggung beberapa poin yang disampaikan Kang Jalal terkait e-book. Menurut Ahmadinejad, e-book akan menjadi ancaman global. Ahmadinejad juga meminta umat Islam supaya lebih waspada. [pos/cha/hidayatullah.com]

foto: poskota

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangsa Khazar dan Teori Suku Yahudi ke-13
Tulisan selanjutnya Keluarga Surya Ucapkan Terima Kasih ke Kemlu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas

Berita
4 Juli 2026 09:52
Amerika dan Perang Salib Baru?
30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Terbaru

  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?